Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane telah menyatakan bahwa dia tidak akan pernah menjadi ‘Alex Ferguson’ bagi Los Blancos setelah timnya menang 2-0 atas Borussia Monchengladbach di Liga Champions pada Rabu malam.

Real Madrid berisiko tersingkir dari Liga Champions pada Rabu. Mereka menuju pertandingan dengan mengetahui bahwa hanya kemenangan yang cukup untuk mengamankan tempat di fase gugur kompetisi teratas Eropa.

Tekanan telah meningkat pada Zinedine Zidane dalam beberapa pekan terakhir, dengan timnya melakukan serangkaian penampilan yang mengecewakan di LaLiga dan Liga Champions.

Banyak penggemar dan pakar percaya bahwa juru taktik Prancis tersebut akan dipecat jika Real Madrid tersingkir dari Liga Champions di babak penyisihan grup untuk pertama kalinya sejak 1996.

Mauricio Pochettino dan Massimilano Allegri bahkan disebut-sebut sebagai calon pengganti pria 48 tahun itu.

Real Madrid menang 2-0 atas Borussia Monchengladbach berkat dua gol dari Karim Benzema. Zinedine Zidane senang dengan penampilan timnya dan banyak memuji para pemainnya.

Dia berkata: “Saya senang dengan pertandingan ini. Kami tampil bagus di pertandingan penting ini. Kami harus keluar dan mendapatkan poin dan sekarang kami menyelesaikan babak ini terlebih dahulu di grup, itulah yang kami inginkan.

“Babak pertama spektakuler. dan saya pikir yang kedua juga. Saya pikir para penggemar seharusnya sangat bangga dengan tim. Saya sangat menikmati pertandingan, karena saya juga seorang penggemar.”

Zinedine Zidane telah menjadi salah satu pelatih paling sukses di Real Madrid selama periode singkatnya bersama klub. Dalam tiga setengah tahun sebagai pelatih raksasa Spanyol, pria Prancis itu mebawa mereka meraih dua gelar LaLiga dan tiga mahkota Liga Champions.

Ketika ditanya apakah menurutnya dia bisa bertahan di Real Madrid cukup lama untuk menjadi Sir Alex Ferguson versi Real Madrid, Zinedine Zidane berkata: “Tidak, saya rasa saya tidak akan pernah menjadi Alex Ferguson dari Real Madrid. Itu sudah pasti. Yang benar-benar saya inginkan adalah menikmati apa yang saya lakukan.

“Saya tidak tahu berapa lama saya akan berada di sini. Saya bahkan tidak memikirkannya. Saya hanya memikirkan hari demi hari dan keberuntungan yang saya miliki di sini, di klub hebat ini dengan para pemain hebat ini.

“Bahkan di saat-saat sulit saya menyukainya. Tidak hanya ketika kami menang. Sudah lama sekali, untuk Spanyol dan untuk Real Madrid. Saya ingin bertahan lebih lama.”