Mantan pelatih Sevilla, Eduardo Berizzo, ingin kembali “lebih cepat” ke peran pembinaan, setelah mengalahkan kanker prostat.

Eduardo Berizzo telah menjalani periode sulti di Sevilla tetapi sekarang berencana kembali ke dunia pelatihan setelah mengalahkan penyakit kanker, dengan kompetisi La Liga bisa menjadi tujuan yang jelas.

Mantan pemain internasional Argentina itu didiagnosis menderita kanker prostat tahun lalu, sebelum dipecat oleh Sevilla pada bulan Desember setelah kembali ke ruang operasi dan sukses menjalaninya.

Pria 48 tahun itu mengatakan dia siap untuk mengambil pekerjaan lain sekarang ini dan fokus pada masa depan, bahkan jika dia tetap merasa frustasi pada hal-hal yang mengakhiri karirnya di Sevilla.

“Saya menghadapi penyakit saya dengan kekuatan besar dan itu semua ada di belakang saya,” kata Berizzo kepada TyC Sports. “Sekarang saya ingin kembali bekerja.

“Sevilla melihat situasi yang berbeda dengan situasi yang sebenarnya. Saya lebih memilih untuk tidak membicarakannya karena, ketika Anda tinggal di masa lalu dan Anda membenarkannya, atau mencoba menjelaskannya, satu-satunya hal yang dilakukannya adalah mengalihkan energi yang perlu Anda pikirkan untuk besoknya.”

Membahas pertarungannya dengan kanker, Berizzo mengatakan: “Saya tahu itu bisa terjadi, seperti yang terjadi, dan saya menghadapinya dengan kekuatan besar untuk mengalahkannya.

“Ini adalah solusi cepat, saya tidak merasa seperti korban walaupun saya harus menderita penyakit ini. Sungguh, perawatan saya sangat singkat karena saya dioperasi dan saya tidak memerlukan perawatan lebih lanjut setelah itu.

“Saya telah kembali sebagai orang normal, seperti orang lain, menunggu waktu yang tepat untuk kembali bekerja. Saya beristirahat pada saat ini, dengan liburan wajib ini, dan saya berharap untuk segera kembali karena saya benar-benar merindukan sepakbola.”

Pada pekerjaan potensial berikutnya, dia menambahkan: “Saya tahu yang terbaik tentang La Liga karena saya telah menjadi bagian dari itu. Saya akan menilai pilihan yang saya miliki dan akan memilih yang saya percaya sebagai pilihan terbaik.

“Kembali ke Sevilla? Saya tidak tahu, belum ada siapapun yang menghubungi saya.”