Torino akan menjamu Inter Milan di pertandinga Serie A hari ini, dimana kedua tim sama-sama ingin membuka peluang ke kompetisi Eropa musim depan.

Kedua belah dua pihak yang telah membuat perubahan dalam beberapa minggu terakhir. Torino datang ke bentrokan ini dengan kemenangan beruntun dan mereka tidak sepenuhnya keluar dari pertarungan Eropa. Jika berhasil mengalahkan Inter Milan akhir pekan ini, dan Il Toro bisa mendapat peluang merebut tujuh besar klasemen. Pelatih Walter Mazzarri telah berhasil mengangkat penampilan timnya, dan pelatih itu bisa menggunakan momentum itu untuk mengambil hasil lain di Turin dalam bentrokan ini.

Tim tamu datang dari hasil imbang 0-0 dengan AC Milan pada tengah pekan, tetapi pertandingan itu jauh lebih terbuka daripada yang diprediksikan. Inter memiliki gol yang dianulir karena offside dua kali, dan mereka menciptakan dua peluang brilian yang biasanya Mauro Icardi bisa taklukkan, tetapi ia melewatkan dua peluang gol terbuka dalam pertandingan saat Nerazzurri menjatuhkan dua poin. Namun, kinerja mereka melihat banyak hal positif, dan keputusan untuk memindahkan Rafinha ke peran nomor 10 telah terbukti menjadi penentu. Bukan hanya memungkinkan Inter menjadi lebih kreatif, tetapi itu membuat Marcelo Brozovic menjadi lebih maksimal.

Sementara itu, Torino mendapat manfaat dari peralihan ke formasi 3-4-2-1, yang telah mendorong Adem Ljajic lebih dekat ke sisi depan. Torino memiliki rata-rata 1,6 gol per 90 menit dengan Ljajic di lapangan, dan hanya 1,2 gol tanpa dia bermain sejauh musim ini. Namun hal itu memberi lebih banyak dukungan kepada Andrea Belottti dan sebagai hasilnya Torino telah mencetak 8 gol dalam dua pertandingan terakhir.

Namun, Torino belum membuat clean sheet di kandang sendiri, sementara mereka telah melihat kedua tim mencetak gol dalam 4 pertandingan beruntun dengan Inter. Setelah mengumpulkan 11 gol di 6 perjalanan ke Turin untuk menghadapi Il Toro, tim tamu harus bisa memecah kebuntuan sejak awal karena pertahanan tuan rumah yang tidak mengesankan.

Perlu diingat juga bahwa penampilan Belotti tidak sesuai harapan musim ini namun di dia menjadi inspirasi bagi Il Toro di pertengahan pekan, dengan hat-trick-nya melawan Crotone membuat timnya meraih kemenangan. Dia sekarang memiliki 4 gol dalam 2 pertandingan kandang terakhirnya dan itu artinya mereka jadi favorit untuk yang satu ini.

 

Head to Head

  • 05/11/17 Inter Milan 1 – 1 Torino
  • 19/03/17 Torino 2 – 2 Inter Milan
  • 27/10/16 Inter Milan 2 – 1 Torino
  • 04/04/16 Inter Milan 1 – 2 Torino
  • 08/11/15 Torino 0 – 1 Inter Milan

 

Lima pertandingan terakhir Torino

  • 04/04/18 Torino 4 – 1 Crotone
  • 31/03/18 Cagliari 0-4 Torino
  • 18/03/18 Torino 1-2 Fiorentina
  • 10/03/18 AS Roma 3 – 0 Torino
  • 25/02/18 Hellas Verona 2 – 1 Torino

 

  • Lima pertandingan terakhir Inter Milan
  • 04/04/18 AC Milan 0 – 0 Inter Milan
  • 31/03/18 Inter Milan 3 – 0 Hellas Verona
  • 18/03/2018 Sampdoria 0-5 Inter Milan
  • 12/03/18 Inter Milan 0 – 0 Napoli
  • 25/02/18 Inter Milan 2 – 0 Benevento

 

Torino (4-4-2): Sirigu, Moretti, C.Molinaro, N’Koulou, Burdisso, Obi, Acquah, Ljajic, Falque, Belotti, Berenguer.

Inter Milan (4-2-3-1): Handanovic, Santon, Miranda, Skriniar, D’Ambrosio, Brozovic, Gagliardini, Perisic, Borja Valero, Candreva, Icardi.