Inter Milan akan menghadapi Bayer Leverkusen untuk pertandingan perempatfinal Liga Europa pada awal pekan ini.

 

Pratinjau

Meski menjadi salah satu tim terbesar Italia, Inter Milan terus mengecewakan di kompetisi Eropa. Kedatangan Antonio Conte dirancang untuk mengangkat mereka di liga, meskipun mengingat kekhawatiran atas rekor Eropa Conte, dapatkah perjuangan mereka berlanjut?

Ini adalah perempatfinal Eropa pertama Inter sejak Liga Champions 2010-11, ketika mereka kalah dari Schalke. Inter terakhir kali mencapai semifinal Eropa pada 2009-10, saat mereka memenangkan Liga Champions. Namun, Liga Europa menawarkan kesempatan bagi pelatih dan klub, dengan Juve dari Conte kalah di semifinal kompetisi ini pada tahun 2014.

Wakil Bundesliga unggul atas Rangers dalam pertandingan leg kedua mereka pada hari Kamis, tetapi mereka tidak terlihat terlalu tajam dalam kemenangan itu. Itu menjadi perhatian Leverkusen, yang berjuang untuk menemukan konsistensi dalam pertarungan mereka. Restart pun memiliki banyak hasil yang buruk, termasuk kekalahan 4-1 dari Wolfsburg, 2 kekalahan telak dari Bayern Munich dan kekalahan dari Hertha.

Seperti Inter, wakiil Jerman jatuh ke kompetisi ini dari Liga Champions. Mereka kalah 4 dari 6 pertandingan, termasuk kekalahan kandang dan tandang dari Juventus yang hanya unggul satu poin dari Inter.

Statistik

  • Bayer Leverkusen kalah 4 dari 6 pertandingan penyisihan grup, termasuk kekalahan kandang dan tandang dari Juventus.
  • Inter telah memenangkan 4 pertandingan langsung.
  • Nerazzurri mencatat 6 clean sheet dalam 7 pertandingan.