Jose Mourinho mengatakan bentuk mental dan fisik Cristiano Ronaldo layak untuk dijadikan studi kasus.

Penyerang Juventus itu mencetak 4 gol ketika Portugal mengalahkan Lithuania di kualifikasi Euro 2020 pada hari Selasa untuk menambah jumlah golnya menjadi 93 gol internasional.

Ronaldo, yang mencapai hattrick ke-8 di sepakbola internasional melawan Lithuania, melampaui Robbie Keane untuk menjadi pencetak rekor terbanyak sepanjang masa di kualifikasi Euro dengan 25 gol.

“Itu tidak mengejutkan saya,” Mourinho, yang melatih Ronaldo di Real Madrid selama tiga musim, mengatakan kepada TV Portugal.

“Pada usia 34 tahun, dia top di dunia, di tim top, dalam kondisi teratas. Saya tidak terkejut sama sekali karena secara genetik dan mental dia adalah studi kasus.

“Dia adalah seseorang yang hanya berpikir tentang menang, tentang mengalahkan rekor, mencapai lebih banyak dan menjadi lebih baik. Dia benar-benar sebuah fenomena dan itu benar-benar tidak mengejutkan saya.”

Hanya legenda sepakbola Iran Ali Daei dengan 109 yang mencetak lebih banyak gol di sepakbola internasional daripada Ronaldo.

Mourinho juga mengatakan bahwa pemenang Ballon d’Or lima kali itu akan terus mencetak gol bahkan setelah ia pensiun.

“Ketika dia berusia 50 tahun, dia akan berada di rumah dan FIFA akan mengundangnya ke pertandingan legenda,” kata Mourinho. “Dia akan memainkan pertandingan dan mencetak gol. Saya yakin akan seperti itu.”