Striker Argentina Lionel Messi berduka atas kematian mantan pelatihnya Diego Maradona, yang meninggal karena serangan jantung di Buenos Aires pada Rabu.

“Ini hari yang sangat menyedihkan bagi semua orang Argentina dan untuk sepakbola,” tulis bintang Barcelona itu di Instagram. “Dia meninggalkan kami tetapi dia tidak pergi, karena Diego abadi.

“Saya akan memegang erat semua momen indah yang saya alami bersamanya dan saya ingin menggunakan waktu ini untuk menyampaikan belasungkawa yang paling tulus kepada semua keluarga dan teman-temannya. RIP.”

Maradona melatih Messi di tim Argentina dari 2008-2010. Keduanya memainkan pertandingan eksibisi bersama sekali pada tahun 2005 di Argentina.

Maradona membawa Argentina meraih gelar Piala Dunia 1986 dan secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa.

Bintang Portugal dan Juventus Cristiano Ronaldo juga memberikan penghormatan kepada Maradona, memposting di Instagram-nya foto hitam putih dirinya dengan Maradona dan pesan: “Hari ini saya mengucapkan selamat tinggal kepada seorang teman dan dunia mengucapkan selamat tinggal kepada seorang jenius abadi. Salah satu yang terbaik. Sosok yang tak tertandingi. Dia pergi terlalu cepat, tapi dia meninggalkan warisan tanpa batas dan kekosongan yang tidak akan pernah terisi. Beristirahatlah dengan damai. Kamu tidak akan pernah dilupakan.”

Sejak mengakhiri karir bermainnya pada 1997, mantan bintang Napoli, Barcelona, ​​dan Boca Juniors itu berjuang melawan serangkaian masalah kesehatan. Dia dirawat di rumah sakit pada Januari 2019 dengan pendarahan internal di perut. Dia juga jatuh sakit di Piala Dunia 2018 di Rusia, di mana dia divideokan pingsan di area eksekutif pada pertandingan Argentina-Nigeria.

Pada tahun 2004, dia dirawat di rumah sakit karena penyakit jantung dan pernafasan yang parah terkait pertempuran panjang dengan kecanduan narkoba. Dia menjalani dua operasi lambung untuk mengontrol berat badannya dan juga menerima perawatan untuk penyalahgunaan alkohol. Dia keluar dari rumah sakit pada 11 November setelah menjalani operasi darurat untuk hematoma subdural beberapa minggu lalu.