Juventus telah kehilangan upaya agar gelar Serie A musim 2005-06 dicabut dari Inter setelah skandal Calciopoli.

Klub berjuluk Bianconeri memiliki dua gelar yang dicabut dalam skandal di musim panas 2006, tetapi karena yang pertama adalah pada musim 2004-2005 dan dibiarkan tidak dialihkan, sedangkan edisi 2005-06 malah diberikan kepada Inter.

Nerazzurri berada di urutan ketiga tahun itu di belakang Juve dan Milan, tetapi merupakan klub dengan nilai tertinggi setelah poin merapat karena skandal mencoba mempengaruhi atau menekan pilihan wasit.

Juve telah mengajukan banding agar kasusnya dibuka kembali, menghadapi FIGC dan Inter, tetapi CONI (Komite Olimpiade Italia) memutuskan bahwa banding tidak dapat diterima.

Ini menegaskan upaya asli untuk mengajukan banding, yang dinyatakan tidak dapat diterima pada tahun 2011 oleh TNAS, meskipun terdapat beberapa bukti baru.

Penyadapan baru ditemukan bertahun-tahun kemudian yang membuat Inter terlibat dalam perilaku yang tidak berbeda dengan Juventus, tetapi undang-undang pembatasan telah berlalu dan tindakan tidak dapat diambil.

Klub berbasis kota Turin telah meminta gelar dikembalikan kepada mereka, atau setidaknya untuk itu tidak diberikan kepada Inter.

Juventus terus menghitung gelar Serie A musim 2004-05 dan 2005-06 sebagai milik mereka pad acatatan sejarah klub dan bahkan dipajang di dinding Stadion Juventus.