Bianconeri akhirnya memenangkan Serie A selama sembilan tahun berturut-turut menyusul kemenangan 2-0 atas Sampdoria pada hari Minggu.

Cristiano Ronaldo dan Federico Bernardeschi mencetak gol yang memastikan kemenangan bagi Juve setelah hanya menang sekali dalam 5 pertandingan sebelumnya.

Meskipun mungkin bukan musim Juve seperti sebelumnya, mereka masih memperpanjang rekor gelar berturut-turut. Dan berikut adalah statistik di balik dominasi mereka di kompetisi Serie A:

Hari-hari spesial

Gelar pertama dalam perjalanan luar biasa ini diamankan pada 6 Mei 2012. Dengan mengalahkan Sampdoria, mereka meraih gelar kesembilan tiga hari setelah mereka merayakan hari ke 3.000 berturut-turut sebagai juara Italia.

Rekor untuk Sarri

Antonio Conte memimpin Juve meraih tiga gelar pertama mereka dalam putaran ini dan Massimiliano Allegri memperpanjangnya dengan lima gelar lagi.

Maurizio Sarri mempertahankan tradisi di musim pertamanya sebagai pelatih, mendapatkan trofi utama pertamanya di sepakbola Italia.

Dengan memuncaki Serie A ketika berusia 61 tahun, ia melampaui Nils Liedholm (60 tahun 219 hari) untuk menjadi pelatih tertua yang memenangkan Scudetto.

Tidak cukup kokoh

Sarri ditunjuk untuk membawa pendekatan yang lebih luas ke Turin dan akibatnya pertahanan mereka tampak menderita.

Juve telah kebobolan 38 gol, menjadi tim pertama yang memenangkan gelar sementara kebobolan yang banyak sejak Milan melakukan hal yang sama dalam musim 1961-62 ketika juara liga.

Giorgio Chiellini adalah satu-satunya pemain yang membuat setidaknya satu penampilan di masing-masing dari sembilan gelar juara Serie A untuk Juve sebelumnya, dengan Gianluigi Buffon satu-satunya pemain dalam sejarah yang memenangkan lebih banyak Scudetto.

Pada musim ia melampaui Paolo Maldini di puncak daftar penampilan Serie A sepanjang masa, Buffon memenangkan liga untuk ke-10 kalinya.

Ronaldo terus maju

Keberhasilan Juve yang terus berlanjut berutang banyak pada prestasi milik Cristiano Ronaldo.

Pemenang Ballon d’Or lima kali itu menginjak usia 35 tahun tetapi sifatnya yang produktif tampaknya tidak memudar.

Ronaldo juga merupakan yang tercepat hingga 50 gol di antara para pemain yang telah melakukan debut sejak 1994-95, mencapai puncak hanya dalam 61 penampilan dengan dua gol nya melawan Lazio pada pekan lalu.