Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, telah menjadi pembalap termuda dalam sejarah yang menjalani 200 balapan kelas utama, mengalahkan Dani Pedrosa tepat satu hari, sementara statistik yang ia hasilkan di seluruh karir kelas utamanya tetap luar biasa.

Dengan 47 kemenangan, 114 podium dan tiga kejuaraan dunia MotoGP atas namanya – untuk menyertai gelar juara dunia 250cc – perjuangan nelakangan ini sejak bergabung dengan Repsol Honda telah sedikit mencoreng rekornya sejak pertama kali membalap di tahun 2008.

Untuk saat ini, Lorenzo masih memegang rekor untuk poin terbanyak yang dicetak dalam satu musim dengan 383 pada tahun 2010 dalam perjalanannya ke mahkota juara dunia MotoGP pertamanya dengan Yamaha – tingkat skor 85% – rekor yang saat ini bisa ditaklukkan Marc Marquez yang membutuhkan 36 poin di tiga balapan terakhir musim ini untuk melampaui prestasi tersebut.

Sebagai pemenang lomba untuk Yamaha dan Ducati, gaya mengendarai Lorenzo menorehkan otoritasnya di kelas utama dengan konsentrasinya adalah di bagian depan grid.

Di mana karir Lorenzo bersama Honda masih harus dilihat untuk masa depan, tetapi keterampilan dan tekad pembalap Spanyol itu telah memastikan bahwa ia menjadi anggota dari sejarah MotoGP selama 15 tahun.

Rekor Jorge Lorenzo di MotoGP (hanya kelas utama):

  • Balapan: 200 (156 untuk Yamaha, 32 untuk Ducati, 12 untuk Honda)
  • Menang: 47 (44 untuk Yamaha, 3 untuk Ducati)
  • Podium: 114 (107 untuk Yamaha, 7 untuk Ducati)
  • Pole position: 43 (39 untuk Yamaha, 4 untuk Ducati)
  • Lap tercepat: 30 (28 untuk Yamaha, 2 untuk Ducati)
  • Total poin: 2894 (2.600 untuk Yamaha, 271 untuk Ducati, 23 untuk Honda)
  • Kejuaraan dunia MotoGP: 3 (Yamaha)