Frank Lampard mengatakan bahwa Chelsea harus lebih tangguh dan menunjukkan kepribadian setelah mereka gagal menaklukan Leicester.

Lampard masih menunggu kemenangan pertamanya musim ini dan dia tidak dapat menyembunyikan frustrasinya setelah pertandingan kandang pertamanya ketika Chelsea berakhir dengan hasil imbang 1-1.

Tim asuhan manajer berusia 41 tahun itu tampaknya berada di jalur yang benar ketika Mason Mount memberikan keunggulan tetapi mengalami kesulitan di babak kedua ketika Wilfred Ndidi menyamakan kedudukan untuk Leicester.

“Ini adalah tentang hasil,” kata Lampard. “Ada momen kepribadian dalam permainan dan kami harus lebih tangguh. Jika permainan berubah sedikit, kami cukup baik untuk merebutnya kembali dan menggerakkan bola dengan lebih baik. Itu sesuatu untuk kami kerjakan.”

Chelsea bermain hingga babak tambahan dan penalti dalam kekalahan mereka melawan Liverpool di Piala Super UEFA pekan lalu, tetapi Lampard menolak untuk menyalahkan usaha tim tengah pekan di Istanbul karena ketidakmampuan mereka untuk mengalahkan Leicester.

“Saya benci alasan kelelahan tetapi itu harus menjadi faktor di babak kedua,” katanya. “Saya melihat Liverpool bermain kemarin dan saya tahu itu akan sulit bagi mereka.

“Kami semua bersama-sama selama 120 menit. Tapi saya pikir kami cukup baik sehingga jika itu adalah faktor kami bisa mengeluarkannya dengan menjadi lebih baik di atas bola.

“Kami membaliknya berkali-kali dan membiarkan mereka melakukan serangan balik, yang berarti Anda sering berlari. Saya merasa apa yang dialami para pemain tetapi saya tidak ingin menggunakannya sebagai alasan utama.”