Javi Gracia mengatakan dia terkejut dengan pemecatannya yang “tiba-tiba” sebagai manajer Watford setelah memimpin klub Inggris itu ke finish tertinggi musim lalu.

Watford, yang memiliki satu poin dari empat pertandingan, memecat Gracia pada Sabtu lalu, mengakhiri masa jabatan 20 bulan di mana ia membantu tim menyelesaikan musim ditempat ke-11 musim lalu dan mencapai final Piala FA, dan dia digantikan oleh sesama pria asal Spanyol – Quique Sanchez Flores.

“Setelah pengumuman tak terduga tentang pemutusan kontrak saya … saya ingin mengungkapkan keterkejutan saya setelah menyelesaikan musim terbaik dalam sejarah Watford,” kata Gracia dalam sebuah pernyataan yang dirilis ke media Inggris.

“Saya berterima kasih kepada klub ini karena mengizinkan saya untuk mengelola klub hebat ini di Premier League, ini merupakan pengalaman yang luar biasa, dengan momen yang sangat istimewa seperti final Piala FA yang dapat saya nikmati.”

Laga pertama Flores yang bertanggung jawab selama periode keduanya di klub adalah melawan Arsenal pada hari Minggu.