Kiper Juventus Gianluigi Buffon adalah seorang legenda, seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Umur panjang legendaris Italia telah mengukuhkan statusnya sebagai salah satu yang terhebat dalam sepakbola, karena ia terus memproduksi barang meski memasuki usia 40-an.

Dalam sebuah wawancara pada tahun 2018 (dikutip melalui Goal), legenda Juventus itu berbicara tentang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Buffon mengakui bahwa meski Lionel Messi lebih lengkap, Cristiano Ronaldo adalah pembunuh di dalam kotak penalti.

“Mereka adalah dua pemain yang sama sekali berbeda. Messi lebih lengkap, karena dia memulai lebih dalam, memiliki kualitas lebih teknis dan visi permainan yang lebih layak untuk seorang trequartista daripada seorang finisher,” kata eks-kiper timnas Italia tersebut.

“Cristiano Ronaldo, mungkin karena dia sedikit lebih tua, telah menjadi pembunuh di area penalti. Dibandingkan dengan sebelumnya, Ronaldo lebih menjaga energinya, jadi dia tidak lagi pergi ke sayap untuk melakukan sundulan atau trick-shot, tapi dengan satu bola ke dalam kotak dia bisa menciptakan gol.”

Seperti sudah ditakdirkan, Cristiano Ronaldo pergi dari Real Madrid ke Juventus pada musim panas 2018. Namun, Buffon bergabung dengan Paris Saint-Germain pada tahun yang sama dan kembali ke Juventus setelah satu musim. Keduanya adalah rekan satu tim di Allianz Stadium saat ini dan akan berusaha membuat kesan baik di dalam negeri maupun di Eropa.

Lionel Messi, di sisi lain, masih tercatat di Barcelona setelah saga transfer berlarut-larut awal tahun ini. Maestro Argentina ingin meninggalkan klub karena kombinasi faktor di dalam dan di luar lapangan, tetapi kepindahan tidak terwujud di musim panas.

Juventus dan Barcelona berhadapan dua kali di Liga Champions musim ini, dengan dua raksasa Eropa masing-masing mengamankan satu kemenangan. Sementara Barcelona mencatatkan kemenangan 2-0 di Turin dengan Lionel Messi mencatatkan namanya di daftar pencetak gol, Juventus tampil lebih baik dan menang 3-0 di Camp Nou awal bulan ini.