Edinson Cavani menandatangani kontrak dengan Manchester United pada batas waktu transfer denagn kontrak satu tahun dan opsi untuk diperpanjang satu tahun lagi.

Kontrak pemain berusia 33 tahun itu habis setelah tujuh tahun bertugas di Paris Saint-Germain di mana ia masuk dalam buku sejarah dengan menjadi pencetak gol terbanyak klub.

Ketika pergi, Cavani telah mencetak 200 gol hanya dalam 301 penampilan untuk klub.

Namun, keputusan untuk pergi dan bergabung dengan Manchester United bukanlah keputusan yang mudah bagi sang striker dengan pengakuannya sendiri.

Dia mengungkapkan, dalam sebuah wawancara ke situs web Manchester United, bahwa dibutuhkan panggilan menit terakhir dengan Ander Herrera membantu mengambil keputusan tentang kepindahan tersebut.

“Saya banyak berbicara dengan Ander, serta rekan satu tim lainnya, seperti Angel Di Maria, yang juga bersama saya di Paris,” katanya.

“Itu benar-benar sampai ke menit terakhir dan saya menelepon Ander untuk mengobrol.

“Saya sangat mengagumi Ander, untuk tipe orangnya, dan saya merasa bahwa kata-katanya akan membantu saya, dengan memberi tahu saya sedikit tentang bagaimana rasanya di United.

“Jadi ya, memang benar setelah saya selesai berbicara dengan Ander, kami mencapai kesepakatan di sini dengan klub.”