Direktur olahraga Juventus Fabio Paratici menghadapi penyelidikan kriminal menyusul tuduhan malpraktek atas kasus pemeriksaan kewarganegaraan Italia Luis Suarez pada bulan September.

Bianconeri dikaitkan dengan kepindahan pemain internasional Uruguay tersebut setelah ia dianggap tidak menjadi pilihan di Barcelona.

Namun, kepindahan Suarez akan membuat Juventus melampaui kuota pemain non-UE yang diizinkan di skuat mereka, jadi mereka mengatur agar dia mendapatkan kewarganegaraan Italia.

Ujian diadakan di Universitas untuk ‘Orang Asing’ di Perugia. Polisi keuangan kota mengungkapkan bahwa mereka telah memantau universitas ketika kecurigaan baru muncul seputar kasus Suarez.

Kantor Jaksa Penuntut Umum di Perugia mengumumkan bahwa mereka sedang memeriksa klaim bahwa nilai tes Suarez mungkin telah diatur sebelumnya.

Jika mantan pemain Barcelona itu lulus, dia akan memperoleh kewarganegaraan Italia, yang akan membuat Juventus mempertahankan kuota non-UE mereka di skuat.

Pada akhirnya, juara Serie A itu membatalkan minat mereka pada Luis Suarez dan malah menandatangani Alvaro Morata dengan status pinjaman dari Atletico Madrid, dengan Suarez menggantikannya di Wanda Metropolitano.

Pemain berusia 33 tahun itu sedang dalam performa terbaiknya untuk tim asuhan Diego Simeone, mencetak 5 gol dan memberikan 1 assist dari 6 pertandingan LaLiga sebelum ia harus menjalani isolasi diri setelah terjangkit Covid-19.

Juventus juga mendapat kesepakatan yang adil dengan Morata karena pemain internasional Spanyol itu telah menyumbangkan 9 gol dan 4 assist dari 12 pertandingan di semua kompetisi sejak kembali ke Turin.