Salah satu permainan e-sport yang menarik dan menantang adalah permainan Counter Strike atau CS. Permainan tersebut sempat sangat populer dan dimainkan oleh sangat banyak pemain; namun kini harus bersaing ketat seiring perkembangan dan kehadiran permainan – permainan baru. Upaya membawa kembali CS pada masa kejayaannya kini dilakukan Valve selaku developer game tersebut dengan menghadirkan CS : Global Offense dengan peta baru Dust2. Peta baru tersebut menjadi salah satu proyek besar yang dikerjakan Valve sejak bulan Februari lalu dan kini mulai dapat dicoba oleh para pemain. CS : Global Offensive Dust2 disebut – sebut sebagai salah satu permainan yang diproduksi ulang setelah menerima banyak kritik. Peta Dust2 sempat dihilangkan pada bulan Februari lalu dan kini Valve sepertinya siap untuk meluncurkan kembali Dust2 dengan perbaikan – perbaikan yang sudah dijanjikan.

Counter Strike : Global Offense Dust2 menghadirkan banyak tampilan baru secara visual. Beberapa bagian dari peta Dust2 yang lama telah dihilangkan guna memperoleh tampilan baru yang lebih menarik serta realistis. Beberapa bagian dari peta Dust2 lama memang menuai kritik karena kurang realistis dalam menggambarkan zona perang. Perubahan – perubahan guna menghadirkan tampilan realistis sebuah zona perang sepertinya menjadi salah satu fokus yang dikerjakan Valve saat mengerjakan ulang peta Dust2. Selain melakukan makeover atau membuat tampilan baru; Valve dikabarkan juga mengembangkan peta Dust2 agar lebih menarik.

Dust2 memang diakui sebagai salah satu map atau peta dalam Counter Strike : Global Offense yang paling menarik. Dalam beberapa preview gambar peta baru Dust2 dapat diketahui arah perubahan yang dilakukan oleh Valve selaku game developer. Beberapa bagian dari peta telah mengalami perubahan dengan tujuan memperoleh detail yang lebih realistis. Beberapa bagian dari peta yang berubah juga menunjukkan perubahan gaya tampilan visual. Peta baru Dust2 memiliki warna yang lebih terang dengan kesan lokasi yang sangat kental dengan nuansa Afrika Utara. Terlihat jelas pada kemunculan benteng atau Kasbah yang ada di dalam peta. Sedangkan aspek visual lain yang memperkuat nuansa Afrika Utara juga dapat diperoleh dari situasi pasar tradisional dan juga hotel – hotel yang ada di wilayah perkotaan. Beberapa bagian kota juga digambarkan lebih detail sebagai zona pertempuran dengan bekas – bekas ledakan dan bagian bangunan yang rusak.

Peta baru dari Dust2 Counter Strike : Global Offense tidak mengalami banyak perubahan dari sisi struktur peta. Bagian yang banyak mengalami perubahan ada pada titik B Bomb berupa bagian di sudut belakang mengalami perubahan elevasi menjadi lebih rendah sehingga sama dengan bagian lain; penggunaan slider tidak lagi bisa dilakukan di bagian tersebut. Perubahan lain ada pada mobil rusak yang dihilangkan dari peta baru Dust2. Kondisi tersebut dapat memudahkan pemain untuk menyusup ke sisi belakang. Sedangkan bagian yang berbentuk seperti jendela di tengah peta lama Dust2 juga dilebarkan. Sementara terowongan yang mengarah pada lokasi bom juga menjadi lebih terang berkat dihilangkannya beberapa bagian atap.

Lokasi Bom A juga mengalami perubahan meski tidak begitu banyak. Bagian lorong dan pintu gelap telah diilangkan dan beberapa obyek yang sebelumnya sering mengganggu pergerakan pemain juga dihilangkan. Pada bagian tengah; sebuah tangga ditambahkan dan juga penerangan yang membuat pemain dapat melihat lebih jelas. Kehadiran peta baru Dust2 di Counter Strike : Global Offense bisa menjadi daya tarik baru ditambah dengan tampilan baru dari karakter kelompok T yang terkesan seperti veteran berpengalaman.