Category Archives: Premier League (Liga Inggris)

Starting XI Jika Pemain United dan City Bergabung Dalam Satu Tim

United City

Dua klub Manchester sedang menguasai papan atas klasemen, tapi siapa saja pemain dari dua tim tersebut yang layak digabungkan dalam Staring XI ?

Pep Guardiola akhirnya membawa keunggulan 11 poin ketika anak-anak asuhnya menang di Old Trafford pada Minggu malam, dimana hal tersebut membuat klub berjuluk Citizens semakin dekat dengan gelar Premier League.

Tetapi salah satu catatan menarik adalah dua tim papan atas Inggris ini mampu menghasilkan pemain-pemain handal di liga dan bahkan memberi pengaruh tentang bagaimana timnya bermain.

Dan jika para pemain United maupun City digabungkan dalam satu tim, dan dipilih berdasarkan konsistensi di lapangan, berikut adalah Starting XI dari gabungan dua raksasa Manchester dengan menggunakan formasi 4-3-3.

 

Kiper: David de Gea (Manchester United)

Ederson mungkin adalah salah satu pemain paling berpengaruh bagi sisi Pep Guardiola, menjadi andalan pertahanan City yang sebelumnya tampil rapuh, namun De Gea adalah salah satu kiper terbaik dunia saat ini dan tidak perlu diragukan lagi tentang pengalamannya.

 

Bek kanan: Antonio Valencia (Manchester United)

Mungkin banyak yang lupa bahwa Valencia ditandatangani sebagai pemain sayap dari Wigan Athletic pada 2009 dan awalnya bertugas untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo di Old Trafford. Tetapi sejak kedatangan Mourinho dan posisinya diubah ke bek kanan, pemain Ekuador itu membuat performa cemerlang dan tak tergantikan, bahkan ratingnya lebih baik dibandingkan Kyle Walker yang dimiliki City.

 

Bek tengah: Chris Smalling (Manchester United)

Salah satu pemain yang tidak begitu disukai oleh para penggemar di Inggris, nama Smalling justru menjadi andalan di lini belakang united. Bek tengah itu sebelumnya digunakan untuk menggantikan Phil Jones dan Eric Bailly yang mengalami cedera, tapi dia justru mampu menyingkirkan Victor Lindelof di tempat utama.

 

Bek tengah: Nicolas Otamendi (Manchester City)

Sementara John Stones dan Raheem Sterling terus membuat peningkatan sejak kedatangan Guardiola, Otamendi adalah pemain yang sulit digantikan. Kurang mengesankan di dua musim pertamanya bersama City, kini dia adalah pemain senior sekaligus pemimpin di lini pertahanan.

 

Bek kiri: Ashley Young (Manchester United)

Yang awalanya tidak bisa bermain di posisi full-back, penampilan Young justru lebih unggul atas Fabian Delph yang dimainkan di posisi tersebut bersama City. Banyak yang heran ketika Mourinho mengubah posisinya musim ini, terutama dengan masalah cedera dari para pemain yang memang aslinya bermain di posisi tersebut, tetapi pemain berusia 32 tahun itu justru tampil mengejutkan.

 

Gelandang bertahan: Fernandinho (Manchester City)

Nemanja Matic dipuji sebagai salah satu pemain yang konsisten musim ini., terutama karena mantan gelandang Chelsea tersebut membawa ‘ketenangan’ di lini tengah skuad asuhan Mourinho. Tetapi Guardiola memiliki seorang Fernandinho di timnya dan gelandang tersebut bahkan selalu konsisten di dua musim terakhir. Dengan kemampuan yang sama baiknya ketika memutus serangan lawan dan juga menciptakan peluang, tidak mengherankan mengapa pemain Brasil tersebut selalu menjadi andalan.

 

Gelandang serang: Kevin De Bruyne (Manchester City)

Menjadi pemain terbaik sejauh musim ini di Inggris, De Bruyne benar-benar bertransformasi dibawah kepelatihan Guardiola, karena dia menghasilkan gol dan assist penting hampir disetiap pertandingan.

 

Gelandang serang: David Silva (Manchester City)

Dijuluki “El Mago” (penyihir dalam bahasa Spanyol) di City, Silva adalah salah satu pemain yang bisa dianggap sebagai legenda City. Tentu saja hal itu tidak mengherankan, karena selama 7 tahun berkostum biru muda, dia selalu menjadi pilihan setiap manajer yang menukangi City.

 

Sayap kanan: Raheem Sterling (Manchester City)

Sama seperti musim pertamanya di bawah kepelatihan Manuel Pellegrini, Sterling masih tidak menunjukkan kemampuan terbaiknya. Terutama saat City merekrut Bernardo Silva tiba dan mengejar Alexis Sanchez, bisa dibayangkan bahwa pemain Inggris tersebut bakal dilepas ke klub lain. Tapi Guardiola tampaknya cukup antusias dengan pemain muda asli Inggris dan berhasil mengubahnya, bahkan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak klub saat ini.

 

Sayap kiri: Leroy Sane (Manchester City)

Sane menjadi pemain reguler City saat ini, meskipun menjalani pra-musim dengan serangkaian hasil buruk. Tetapi sekali lagi, Guardiola berhasil mengubah para pemain muda di timnya menjadi lebih konsisten, bahkan jika nama Sane dan Sterling diadu dengan Marcus Rashford dan Anthony Martia, maka dua pemain City tersebut jelas lebih unggul.

 

Penyerang tengah: Sergio Aguero (Manchester City)

Nama Romelu Lukaku yang tampil impresif tampaknya memudar dan Gabriel Jesus masih belum menunjukkan performa terbaik, hal tersebut membuat Aguero muncul sebagai striker yang mematikan jika dibandingkan rekan setimnya ataupun striker tim rival sekota. Pemain asal Argentina itu telah membukukan 11 di semua kompetisi musim ini, bahkan saat sempat absen karena kecelakaan mobil.

Prediksi Premier League: Manchester United vs Manchester City

Manchester United vs Manchester City

Akhir pekan ini, Premier League punya derby Manchester ketika United menjamu City di Old Trafford.

Derby Manchester di masa lalu hanya ada Manchester United yang diunggulkan, namun “tetangga yang berisik” telah melejit dalam 10 tahun terakhir, semakin membuat kota Manchester memiliki tensi tinggi dalam pertandingan ini. Tim tamu berada di atas angin sejak kepergian Sir Alex Ferguson, dan musim ini Manchester Biru punya peluang besar untuk jadi juara.

Manchester United menyelesaikan kampanye grup Liga Champions dengan kemenangan di pertengahan pekan ke puncak klasemen grup, membawa kemenangan beruntun dalam 4 pertandingan dan salah satunya adalah kemenangan 3-1 atas Arsenal akhir pekan lalu.

Hasil ini menempatkan The Red Devils nyaman di posisi 2 klasemen liga, sebuah perbaikan besar pada musim lalu namun masih jauh dari rival sekota. Mereka tertinggal 8 poin di bawah Manchester City, sehingga kekalahan hari Minggu akan mengecilkan harapan gelar juara di akhir musim.

Manchester City secara mengejutkan mendapat kekalahan pertama mereka musim ini di tangan Shakhtar Donetsk (2-1). Tetapi hal itu tidak berpengaruh karena mereka menampilkan mayoritas pemain muda.

Di Premier League, mereka tetap tak terbendung setelah memenangkan 14 dari 15 pertandingan musim ini dan saat ini berada pada 13 kemenangan beruntun. Mereka telah menunjukkan tanda-tanda kemunduran belakangan ini, namun semangat kemenangan mereka terbukti saat menang atas Huddersfield, Southampton dan West Ham.

Kedua belah pihak memiliki rekor pertahanan terbaik di liga, namun baru-baru ini keduanya telah menunjukkan kerentanan. Manchester United hanya punya 1 clean sheet dalam 7 pertandingan kompetitif terakhir, sementara Manchester City telah kebobolan dalam 5 dari 7 pertandingan terakhir.

Selain itu, Jose Mourinho tidak memiliki rekor baik melawan Pep Guardiola, kalah 8 dari 19 pertemuan sejak  El Classico. Selain itu, anak-anaknya dalma fase sulit karena tertinggal poin cukup jauh dari City.

Diatas kertas memang keduanya tampak seimbang, tapi City selalu jadi kejutan di Premier League musim ini dan bisa menang juga kali ini.

 

Head to Head

  • 21/07/17 Manchester United 2 – 0 Manchester City
  • 28/04/17 Manchester City 0 – 0 Manchester United
  • 27/10/16 Manchester United 1 – 0 Manchester City
  • 10/09/16 Manchester United 1 – 2 Manchester City
  • 20/03/16 Manchester City 0 – 1 Manchester United

 

Lima pertandingan terakhir Manchester United

  • 19/11/17 Manchester United 4 – 1 Newcastle United
  • 23/11/17 Basel 1 – 0 Manchester United
  • 25/11/17 Manchester United 1 – 0 Brighton Hove Albion
  • 29/11/17 Watford 2 – 4 Manchester United
  • 03/12/17 Arsenal 1 – 3 Manchester United

 

Lima pertandingan terakhir Manchester City

  • 18/11/17 Leicester City 0 – 2 Manchester City
  • 22/11/17 Manchester City 0 – 5 Feyenoord
  • 26/11/17 Huddersfiled Town 1 – 2 Manchester City
  • 30/11/17 Manchester City 2 – 1 Southampton
  • 03/12/17 Manchester City 2 – 1 West Ham United

 

Manchester United (3-4-3): David De Gea, Phil Jones, Chris Smalling, Eric Bailly, Ashley Young, Nemanja Matic, Ander Herrera, Antonio Valencia, Henrik Mkhitaryan, Romelu Lukaku, Marcus Rashford

Manchester City (4-3-3): Ederson Moraes, Kyle Walker, John Stones, Nicolas Otamendi, Fabian Delph, Kevin de Bruyne, Fernandinho, David Silva, Raheem Sterling, Sergio Aguero, Leroy Sane

Prediksi Premier League: Liverpool vs Everton

Liverpool vs Everton

Derby Merseyside akan terjadi di lanjutan Premier League, dan Liverpool akan menjamu Everton yang mulai bangkit dari keterpurukan.

Pada Minggu malam di Inggris, akan ada dua derby besar ketika Liverpool berhadapan dengan Everton sebelum Manchester United dan Manchester City berhadapan langsung. Derby Merseyside selalu menjadi salah satu pertandingan yang penuh adrenalin dan tampaknya hal itu akan berlanjut.

Liverpool memiliki kemenangan 7-0 atas Spartak Moscow pada pertengahan pekan, sebuah hasil yang membuat 3 kemenangan berturut-turut dan 9 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi.

Rekor ini pun membuat mereka tampil di puncak grup Liga Champions, namun kegagalan  di Premier League sebelumnya hampir mengakhiri harapan untuk memenangkan gelar. The Reds kini tertinggal 14 poin di belakang Manchester City, dan hanya tertinggal 1 poin di dalam empat besar klasemen.

Di sisi lain, Everton bangkit di saat yang tepat, dengan Sam Allardyce berhasil mengubah nasib The Toffees. Mereka mengalahkan Apollon dengan skor 3-0 di pertengahan pekan meskipun gagal lolos ke babak 32 besar, namun hal itu membuat 3 kemenangan berturut-turut di semua kompetisi.

Meski begitu, mereka masih mengejutkan karena keluar dari 10 besar klasemen Premier League, sedangkan kekalahan Minggu ini bisa membuat mereka turun lebih jauh lagi.

Saat bertandang, mereka memilioki rekor cukup tragis karena belum mendapat kemenangan di semua kompetisi, bahkan mereka telah kebobolan 23 kali dalam 10 pertandingan terakhir.

Sedangkam Liverpool belum kalah di Anfield sejauh musim ini, dan mereka telah mencetak 29 gol dalam 11 pertandingan, rata-rata mencetak 3 gol dalam 6 pertandingan terakhir.

Diatas kertas, dari segi pemain mungkin tampak seimbang meskipun Liverpool punya lini depan yang lebih mentereng. Tetapi dari segi manajer, kedua tim sama-sama kuat dan punya pengalaman sehingga hasil imbang dengan atau tanpa gol bisa terjadi disini.

 

Head to Head

  • 01/04/17 Liverpool 3 – 1 Everton
  • 20/12/16 Everton 0 – 1 Liverpool
  • 21/04/16 Liverpool 4 – 0 Everton
  • 04/10/15 Everton 1 – 1 Liverpool
  • 08/02/15 Everton 0 – 0 Liverpool

 

Lima pertandingan terakhir Liverpool

  • 18/11/17 Liverpool 3 – 0 Southampton
  • 22/11/17 Sevilla 3 – 3 Liverpool
  • 26/11/17 Liverpool 1 – 1 Chelsea
  • 30/11/17 Stoke City 0 – 3 Liverpool
  • 02/12/17 Brighton Hove Albion 0 – 3 Liverpool

 

Lima pertandingan terakhir Everton

  • 18/11/17 Crystal Palace 2 – 2 Everton
  • 24/11/17 Everton 1 – 5 Atalanta
  • 26/11/17 Southampton 4 – 1 Everton
  • 30/11/17 Everton 4 – 0 West Ham United
  • 02/12/17 Everton 2 – 0 Huddersfield Town

 

Liverpool (4-3-3): Simon Mignolet, Alberto Moreno, Ragnar Klavan, Joel Matip, Joseph Gomez, Emre Can, Georginio Wijnaldum, Alex Oxlade-Chamberlain, Sadio Mane, Roberto Firmino, Mohamed Salah

Everton (4-3-1-2): Jordan Pickford, Jonjoe Kenny, Michael Keane, Phil Jagielka, Leighton Baines, Idrissa Gana Gueye, Beni Baningime, Tom Davies, Wayne Rooney, Baye Oumar Niasse, Gylfi Sigurdsson

Prediksi Premier League: Southampton vs Arsenal

Southampton vs Arsenal

Setelah kalah dari United di Premier League pekan lalu, Arsenal akan bertandang ke St Mary’s pada Minggu malam.

Southampton berhasil menyelamatkan 1 poin dari perjalanan akhir pekan lalu saat mereka bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth di Vitality Stadium, namun penampilan tersebut tidak akan banyak menguntungkan ketika menjamu Arsenal pada Minggu malam.

The Saints telah kalah 3 dari 5 pertandingan terakhir di Premier League dan hanya berhasil mengalahkan Everton yang tampil buruk. Setelah itu mereka menelan hasil buruk melawanLiverpool dan Manchester City, dan Arsenal akan menjadi salah satu ujian berat akhir tahun ini.

Tidak diragukan lagi Southampton memiliki awal musim yang kurang mengesankan, dan tim tuan rumah tampaknya masih terpengaruh dari kehilangan Sadio Mane pada tahun 2016, bahkan kini berada di luar 10 besar klasemen.

Di sisi lain, Arsenal mengakhiri fase grup Liga Europa dengan hasil mengesankan pada pertengahan pekan dengan mengalahkan mengalahkan BATE (6-0) di Emirates Stadium, sebuah penampilan yang bisa membuat Arsene Wenger sedikti bernafas lega.

Hasil ini diikuti dari kekalahan melawan Manchester United akhir pekan lalu, dimana segala upaya serangan mereka berhasil dimentahkan David De Gea dan The Gunners hanya mampu mencetak 1 gol balasan.

Secara keseluruhan performa Arsenal tidak terlalu buruk, dengan 4 kemenangan dari 6 pertandingan terakhir di semua kompetisi, dengan 7 dari 10 pertandingan di Premier League terakhir, mereka hanya kalah dari Watford, Manchester City dan Manchester United.

Ditambah lagi, Alexis Sanchez bisa membuat perbedaan penting setelah mencetak 3 gol dari 4 pertandingan terakhir, sehingga banyak tanda yang meyakini Arsenal bisa menang Minggu malam nanti, terutama Southampton yang tampak kesulitan ketika bermain St Mary’s.

 

Head to Head

  • 11/05/17 Southampton 0 – 2 Arsenal
  • 29/01/17 Southampton 0 – 5 Arsenal
  • 01/12/16 Arsenal 0 – 2 Southampton
  • 10/09/16 Arsenal 2 – 1 Southampton
  • 03/02/16 Arsenal 0 – 0 Southampton

 

Lima pertandingan terakhir Southampton

  • 04/11/17 Southampton 0 – 1 Burnley
  • 18/11/17 Liverpool 3 – 0 Southampton
  • 26/11/17 Southampton 4 – 1 Everton
  • 30/11/17 Manchester City 2 – 1 Southampton
  • 03/12/17 AFC Bournemouth 1 – 1 Southampton

 

Lima pertandingan terakhir Arsenal

  • 18/11/17 Arsenal 2 – 0 Tottenham Hotspur
  • 24/11/17 Koln 1 – 0 Arsenal
  • 26/11/17 Burnley 0 – 1 Arsenal
  • 30/11/17 Arsenal 5 – 0 Huddersfield Town
  • 03/12/17 Arsenal 1 – 3 Manchester United

 

Southampton (4-4-2): Fraser Forster, Cedric Soares, Virgil van Dijk, Maya Yoshida, Ryan Bertrand, Steven Davis, Oriol Romeu, Sofiane Boufal, Dusan Tadic, Nathan Redmond, Manolo Gabbiadin

Arsenal (3-4-3): Petr Cech, Nacho Monreal, Francis Coquelin, Laurent Koscielny, Sead Kolasinac, Granit Xhaka, Aaron Ramsey, Hector Bellerin, Alex Iwobi, Mesut Oezil, Alexis Sanchez

Prediksi Premier League: Newcastle United vs Leicester City

Newcastle United vs Leicester City

Ingin melanjutkan tren positif di Premier League, Leicester City harus bertandang ke St James ‘Park akhir pekan ini.

Newcastle menambahkan rekor buruk akhir pekan lalu dalam kekalahan yang disebabkan oleh Chelsea (3-1). Hasil itu sendiri tidak menjadi masalah, namun kenyataannya adalah mereka belum menang dalam 6 pertandingan terakhir.

Salah satu yang mengejutkan adalah apa yang terjadi di lini pertahanan mereka, kebobolan 12 kali dalam 4 pertandingan terakhirdi Premier League dan hanya mampu mencetak 4 gol. Tidak mengherankan hasil semacam itu membuat mereka tergelincir di klasemen, membuat mereka terpaku di posisi 15 dan hanya unggul 5 poin dari zona degradasi.

Sementara itu Leicester City sedang menikmati kebangkitan setelah menjalani awal musim yang cukup miris. Mereka mengalahkan Burnley akhir pekan lalu setelah mengalahkan Tottenham, dan klub berjuluk The Fox itu sekarang telah memenangkan 5 dari 8 pertandingan terakhir di semua kompetisi, bahkan hanya kalah sekali.

Rangkaian hasi positif itu membuat mereka menempai posisi 9 klasemen Premier League, dan sementara mereka terpaut 9 poin dari empat besar, mereka lebih dekat untuk mencapai posisi 7 besar dan bisa menutup jarak lebih jauh akhir pekan ini.

Kemenangan adalah salah satu yang sulit didapat ketika bertandang ke tempat lawan, namun Leicester tetap tim yang sulit untuk dikalahkan. Mereka hanya kalah 2 dari 8 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Menambah ancaman Newcastle, mantan juara liga itu bahkan mampu mencetak rata-rata 2 gol dalam 4 pertandingan terakhir.

Di sisi lain, The Magpies mengalami beberapa hasil buruk di St James ‘Park, bahkan yang terakhir adalah kekalahan dari Watford dan juga Bournemouth. Mengingat mereka telah kebobolan setidaknya 2 kali dalam 4 pertandingan terakhir, maka Leicester bisa lebih dominan disini.

Jika bisa diprediksi, mungkin Leicester memang layak memenangkan pertandingan dan terus meraih poin positif, ditambah lagi Jamie Vardy adalah sosok yang diandalkan dan bisa mencetak gol kapan saja.

 

Head to Head

  • 14/03/16 Leicester City 1 – 0 Newcastle United
  • 21/11/15 Newcastle United 0 – 3 Leicester City
  • 02/05/15 Leicester City 3 – 0 Newcastle United
  • 03/01/15 Leicester City 1 – 0 Newcastle United
  • 18/10/14 Newcastle United 1 – 0 Leicester City

 

Lima pertandingan terakhir Newcastle United

  • 04/11/17 Newcastle United 0 – 1 Bournemouth
  • 18/11/17 Manchester United 4 – 1 Newcastle United
  • 25/11/17 Newcastle United 0 – 3 Watford
  • 28/11/17 West Bromwich Albion 2 – 2 Newcastle United
  • 02/12/17 Chelsea 3 – 1 Newcastle United

 

Lima pertandingan terakhir Leicester City

  • 04/11/17 Stoke 2 – 2 Leicester City
  • 18/11/17 Leicester City 0 – 2 Manchester City
  • 24/11/17 West Ham 1 – 1 Leicester City
  • 28/11/17 Leicester City 2 – 1 Tottenham Hotspur
  • 02/12/17 Leicester City 1 – 0 Burnley

 

Newcastle United (4-4-2): Darlow, Manquillo, Lejeune, Lascelles, Yedlin, Shelvey, Merino, Murphy, Pérez, Ritchie, Gayle.

Leicester City (4-4-2): Schmeichel, Chilwell, Maguire, Morgan, Simpson, Gray, Iborra, Ndidi, Albrighton, Mahrez, Vardy.

Prediksi Premier League: West Ham United vs Chelsea

West Ham United vs Chelsea

Akhir pekan ini, West Ham United harus menjamu sang juara bertahan Premier League, Chelsea, di London Stadium.

West Ham benar-benar membuat rekor bagus akhir pekan lalu saat mereka mengunjungi kandang Manchester City setelah dikalahkan Everton. Banyak yang menganggap City akan tampil dominan, namun The Hammers justru mencetakgol pembuka dan hampir membawa pulang 1 poin. Namun hal itu pupus setelah David Silva mencetak gol di akhir, membuat West Ham gagal menang dalam 5 pertandingan beruntun.

Beberpa hal menjadi lebih buruk lagi bagi mereka di Premier League karena tim asuhan David Moyes ini belum memenangkan pertandingan liga sejak akhir September, dengan imbang 3 kali dan kalah 5 kali dari 8 pertandingan. Jadi tidak mengherankan jika mereka berada di zona degradasi dan tertinggal 3 poin dari zona aman.

Ini bukan waktu terbaik untuk menghadapi juara bertahan Premier League, dan derby London pekan depan ketika menjamu Arsenal, yang jelas, poin pasti sulit didapat dalam dua pekan ini.

Di sisi lain, Chelsea tampil mengecewakan di pertandingan fase grup terakhir Liga Champions saat ditahan imbang Atletico Madrid. Tetapi hasil tersebut membuat wakil Spanyol itu gugur di kompetisi yang sama.

Akhir pekan lalu mereka mampu mengalahkan Newcastle dengan skor 3-1, dan sekali lagi Eden Hazard adalah faktor kunci di balik kemenangan mereka. Dia mencetak 2 gol dan mengingat telah mencetak 4 gol dalam 8 pertandingan terakhirnya melawan West Ham, maka striker Belgia itu bisa kembali menjadi mimpi buruk tim tuan rumah.

Di Premier League, Chelsea telah memenangkan 6 dari 7 pertandingan terakhir dan belum kalah sejak melawan Crystal Palace pada bulan Oktober. Saat bertandang, mereka telah memenangkan 5 dari 7 pertandingan, mencetak 15 gol dan menjaga 3 clean sheet.

Dilihat dari kekuatan masing-masing tim, faktanya adalah West Ham telah kalah di 7 dari 14 pertandingan kandang terakhir, dan bahkan kebobolan 3 gol atau lebih. Rekor tersebut akan menjadi inspirasi skuad asuhan Conte untuk kembali mendekati puncak klasemen dan mereka hampir pasti memenangkan pertandingan ini.

 

Head to Head

  • 07/03/17 West Ham  1 – 2  Chelsea
  • 27/10/16 West Ham  2 – 1  Chelsea
  • 16/08/16 Chelsea  2 – 1  West Ham
  • 19/03/16 Chelsea  2 – 2  West Ham
  • 24/10/15 West Ham  2 – 1  Chelsea

 

Lima pertandingan terakhir West Ham United

  • 05/11/17 West Ham  1 – 4  Liverpool
  • 19/11/17 Watford  2 – 0  West Ham
  • 25/11/17 West Ham  1 – 1  Leicester City
  • 30/11/17 Everton  4 – 0  West Ham
  • 03/12/17 Manchester City  2 – 1  West Ham

 

Lima pertandingan terakhir Chelsea

  • 23/11/17 Qarabağ  0 – 4  Chelsea
  • 26/11/17 Liverpool  1 – 1  Chelsea
  • 30/11/17 Chelsea  1 – 0  Swansea City
  • 02/12/17 Chelsea  3 – 1  Newcastle
  • 06/12/17 Chelsea  1 – 1  Atlético Madrid

 

West Ham United (3-5-1-1): Adrian, Cresswell, Ogbonna, Rice, Masuaku, Obiang, Fernandes, Noble, Zabaleta, Lanzini, Antonio

Chelsea (3-5-1-1): Courtois, Rudiger, Christensen, Azpilicueta, Alonso, Fabregas, Kante, Drinkwater, Moses, Hazard, Morata

Arsenal 1-3 Manchester United: De Gea Jadi Bintang, Pogba “Hilang”

Arsenal v Manchester United

Pada Minggu dini hari tadi, Premier League menghadirkan salah satu Big Match antara Arsenal dan Manchester United, dimana tim tuan rumah harus tunduk dari tamunya tersebut.

Manchester United selamat setelah dikeluarkannya Paul Pogba dri lapangan untuk mengakhiri rekor 12 pertandingan kemenangan Arsenal di kandang sendiri di Premier League, dengan skor akhir 1-3 di Emirates Stadium yang salah satunya berkat aksi cemerlang David de Gea.

Dua raksasa Premier League itu berhadapan di ibukota Inggris, dengan sisi Jose Mourinho entah bagaimana selamat dari beberapa ancaman hingga meraih kemenangan dan menutup kesenjangan 5 poin dengan Manchester City yang masih nyaman di puncak klasemen.

United berhasil memanfaatkan pertahanan buruk Arsenal sehingga mencetak  dua gol dari Antonio Valencia dan Jesse Lingard, sebelum Alexandre Lacazette mengurangi defisit gol.

Namun, usaha Arsenal untuk meraih kemenangan kandang ketiga berturut-turut atas United kandas karena penampilan gemilang De Gea, yang menghasilkan serangkaian penyelamatan yang luar biasa.

Kemudian gol yang dicetak Lingard di menit ke-63 memulihkan keunggulan dua gol meskipun Pogba mendapat kartu merah karena melanggar Hector Bellerin sehingga harus absen di derby Manchester pekan depan.

Bagi Arsenal, tentu saja pertandingan di babak pertama jadi bahan evaluasi yang harus diselesaikan, karena mereka mendominasi penguasaan bola namun kebobolan dua kali.

Hal itu salah satunya terjadi setelah umpan silang Laurent Koscielny secara tidak sengaja mengenai Valencia sebelum kecerobohan Shkodran Mustafi dalam kepemilikan bola menyebabkan Lingard mencetak gol, bahkan pemain internasional Inggris itu tidak perlu bersusah payah untuk memberi umpan balik ke Anthony Martial yang ada di belakangnya.

Setelah tertinggal dua gol, Arsenal terus menerus memberikan tekanan pada pertahanan United dan bahkan mengurung mereka di zona sendiri.

Namun, meski awal yang buruk, ditambah dengan kehilangan Mustafi yang cedera memaksa perubahan formasi, tim tuan rumah mampu mengejar ketertinggalan dengan sistem empat bek sejajar.

Lacazette yang usahanya digagalakn dua kali oleh De Gea, akhirnya memperkecil selisih gol di menit ke-49. Bahkan setelah gol pertama, tim asuhan Wenger masing menggempur pertahanan Wenger dan terdapat dua peluang emas ketika Lacazette berhadapan satu lawan satu dengan De Gea, begitu juga ketika Alexis Sanchez melepaskan bola dari jarak dekat namun kiper Spanyol itu berhasil menghalaunya.

Penyelamatan ganda itu menjadi titik balik bagi skuad  Mourinho pada menit ke-63, ketika Pogba yang menyisir sisi kiri pertahanan Arsenal mampu melepaskan umpan pada Lingard yang dalam posisi kosong, dan akhirnya mengembalikan selisih dua gol.

Setelah assist tersebut, Pogba terpaksa meninggalkan lapangan lebih cepat karena pelanggaran terhadap Bellerin. Kartu merah itu memang tidak terlalu dipermasalahkan, namun  akan jadi kerugian besar karena lawan mereka berikutnya adalah Manchester City.

« Older Entries