Category Archives: Berita Bola

Starting XI Jika Pemain United dan City Bergabung Dalam Satu Tim

United City

Dua klub Manchester sedang menguasai papan atas klasemen, tapi siapa saja pemain dari dua tim tersebut yang layak digabungkan dalam Staring XI ?

Pep Guardiola akhirnya membawa keunggulan 11 poin ketika anak-anak asuhnya menang di Old Trafford pada Minggu malam, dimana hal tersebut membuat klub berjuluk Citizens semakin dekat dengan gelar Premier League.

Tetapi salah satu catatan menarik adalah dua tim papan atas Inggris ini mampu menghasilkan pemain-pemain handal di liga dan bahkan memberi pengaruh tentang bagaimana timnya bermain.

Dan jika para pemain United maupun City digabungkan dalam satu tim, dan dipilih berdasarkan konsistensi di lapangan, berikut adalah Starting XI dari gabungan dua raksasa Manchester dengan menggunakan formasi 4-3-3.

 

Kiper: David de Gea (Manchester United)

Ederson mungkin adalah salah satu pemain paling berpengaruh bagi sisi Pep Guardiola, menjadi andalan pertahanan City yang sebelumnya tampil rapuh, namun De Gea adalah salah satu kiper terbaik dunia saat ini dan tidak perlu diragukan lagi tentang pengalamannya.

 

Bek kanan: Antonio Valencia (Manchester United)

Mungkin banyak yang lupa bahwa Valencia ditandatangani sebagai pemain sayap dari Wigan Athletic pada 2009 dan awalnya bertugas untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo di Old Trafford. Tetapi sejak kedatangan Mourinho dan posisinya diubah ke bek kanan, pemain Ekuador itu membuat performa cemerlang dan tak tergantikan, bahkan ratingnya lebih baik dibandingkan Kyle Walker yang dimiliki City.

 

Bek tengah: Chris Smalling (Manchester United)

Salah satu pemain yang tidak begitu disukai oleh para penggemar di Inggris, nama Smalling justru menjadi andalan di lini belakang united. Bek tengah itu sebelumnya digunakan untuk menggantikan Phil Jones dan Eric Bailly yang mengalami cedera, tapi dia justru mampu menyingkirkan Victor Lindelof di tempat utama.

 

Bek tengah: Nicolas Otamendi (Manchester City)

Sementara John Stones dan Raheem Sterling terus membuat peningkatan sejak kedatangan Guardiola, Otamendi adalah pemain yang sulit digantikan. Kurang mengesankan di dua musim pertamanya bersama City, kini dia adalah pemain senior sekaligus pemimpin di lini pertahanan.

 

Bek kiri: Ashley Young (Manchester United)

Yang awalanya tidak bisa bermain di posisi full-back, penampilan Young justru lebih unggul atas Fabian Delph yang dimainkan di posisi tersebut bersama City. Banyak yang heran ketika Mourinho mengubah posisinya musim ini, terutama dengan masalah cedera dari para pemain yang memang aslinya bermain di posisi tersebut, tetapi pemain berusia 32 tahun itu justru tampil mengejutkan.

 

Gelandang bertahan: Fernandinho (Manchester City)

Nemanja Matic dipuji sebagai salah satu pemain yang konsisten musim ini., terutama karena mantan gelandang Chelsea tersebut membawa ‘ketenangan’ di lini tengah skuad asuhan Mourinho. Tetapi Guardiola memiliki seorang Fernandinho di timnya dan gelandang tersebut bahkan selalu konsisten di dua musim terakhir. Dengan kemampuan yang sama baiknya ketika memutus serangan lawan dan juga menciptakan peluang, tidak mengherankan mengapa pemain Brasil tersebut selalu menjadi andalan.

 

Gelandang serang: Kevin De Bruyne (Manchester City)

Menjadi pemain terbaik sejauh musim ini di Inggris, De Bruyne benar-benar bertransformasi dibawah kepelatihan Guardiola, karena dia menghasilkan gol dan assist penting hampir disetiap pertandingan.

 

Gelandang serang: David Silva (Manchester City)

Dijuluki “El Mago” (penyihir dalam bahasa Spanyol) di City, Silva adalah salah satu pemain yang bisa dianggap sebagai legenda City. Tentu saja hal itu tidak mengherankan, karena selama 7 tahun berkostum biru muda, dia selalu menjadi pilihan setiap manajer yang menukangi City.

 

Sayap kanan: Raheem Sterling (Manchester City)

Sama seperti musim pertamanya di bawah kepelatihan Manuel Pellegrini, Sterling masih tidak menunjukkan kemampuan terbaiknya. Terutama saat City merekrut Bernardo Silva tiba dan mengejar Alexis Sanchez, bisa dibayangkan bahwa pemain Inggris tersebut bakal dilepas ke klub lain. Tapi Guardiola tampaknya cukup antusias dengan pemain muda asli Inggris dan berhasil mengubahnya, bahkan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak klub saat ini.

 

Sayap kiri: Leroy Sane (Manchester City)

Sane menjadi pemain reguler City saat ini, meskipun menjalani pra-musim dengan serangkaian hasil buruk. Tetapi sekali lagi, Guardiola berhasil mengubah para pemain muda di timnya menjadi lebih konsisten, bahkan jika nama Sane dan Sterling diadu dengan Marcus Rashford dan Anthony Martia, maka dua pemain City tersebut jelas lebih unggul.

 

Penyerang tengah: Sergio Aguero (Manchester City)

Nama Romelu Lukaku yang tampil impresif tampaknya memudar dan Gabriel Jesus masih belum menunjukkan performa terbaik, hal tersebut membuat Aguero muncul sebagai striker yang mematikan jika dibandingkan rekan setimnya ataupun striker tim rival sekota. Pemain asal Argentina itu telah membukukan 11 di semua kompetisi musim ini, bahkan saat sempat absen karena kecelakaan mobil.

Setelah Era Messi dan Ronaldo, Inilah Para Pemain Yang Bisa Memenangkan Ballon d’Or

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Dua bintang La Liga (Ronaldo dan Messi) masih mendominasi kandidat pemenang Ballon d’Or, tapi siapakah yang layak menjadi ‘pengganti’ mereka ?

Dengan Cristiano Ronaldo mengamankan Ballon d’Or kelima dan menyamai rekor milik Lionel Messi pekan lalu, maka keduanya menegaskan kembali dominasi mereka di sepakbola dunia dalam 10 tahun terakhir.

Tetapi tahun-tahun akan berlalu dan dominasi mereka harus segera berakhir. Jadi siapa yang bisa mengisi kekosongan tersebut? Berikut adalah lima kandidat utama yang bisa memenangkan penghargaan individu bergengsi tersebut.

5 Kandidat Pemenang Ballon d'Or di Masa Depan

5 Kandidat Pemenang Ballon d’Or di Masa Depan

Kevin de Bruyne

Ini mungkin tampak tidak adil, tapi upaya De Bruyne untuk mendapatkan gelar juara hanya terhambat oleh jumlah gol. Berperan sebagai playmaker, memang namanya jarang tercetak di papan skor, tapi permainannya adalah faktor yang membuat City bisa sampai sejauh ini. Setidaknya pemain asal Belgia itu berada di sebuah klub dengan ambisi tinggi, karena Manchester City terlihat mampu menjadi klub besar Eropa dengan kepemimpinan Pep Guardiola.

 

Paulo Dybala

Sementara Dybala menjadi pemain penting bagi Juventus saat ini, harapan untuk memenangkan Ballon d’Ornya akan bergantung pada kesempatan untuk menggantikan Messi di tim nasional Argentina. Namun pada usia 24 tahun, rasa-rasanya dia tidak perlu panik. Membantu Bianconeri mencapai final Liga Champions musim lalu membuat nama Dybala semakin dikenal, ditambah lagi memulai musim Serie A dengan mencetak 10 gol dalam 6 pertandingan awal. Jika dia bisa lebih konsisten, tidak heran jika suatu saat namanya tercatat di trofi Ballon d’Or.

 

Eden Hazard

Hazard adalah pemain yang konsisten ketika berseragam Chelsea, membantu klubnya mengamankan dua gelar liga dan juga masuk Team PFA of the Year dalam empat dari lima musim terakhir di Inggris. Namun, semua penampilan cemerlangnya belum cukup menembus lima besar kandidat Ballon d’Or. Tetapi pemain Belgia itu sering dikaitkan dengan Real Madrid, dan pindah ke Spanyol mungkin meningkatkan peluangnya untuk meraih penghargaan individu tersebut.

 

Neymar

Dianggap sebagai pemain terbaik dunia di urutan ketiga saat ini, Neymar adalah kandidat yang paling mungkin. Pemain asal Brasil itu, yang menempati posisi ketiga pada tahun 2015 dan kelima tahun lalu sebelum kembali ke posisi tiga besar pada tahun 2017, bahkan namanya tidak lagi menjadi bayangan Messi di Barcelona setelah memecahkan rekor transfer dunia ke Paris Saint-Germain. Jika dia berhasil membawa PSG meriah gelar juara di Eropa, maka Ballon d’Or sudah pasti dimilikinya.

 

Kylian Mbappe

Pemain muda yang menjadi rekan setim Neymar di PSG, nama Mbappe semakin dikenal musim lalu saat membawa Monaco memenangkan Ligue 1 dan juga mencapai semifinal Liga Champions. Dia mengakui pada bulan Oktober lalu bahwa dia masih memiliki “banyak langkah” untuk dianggap layak meraih Ballon d’Or. Tetapi dengan usia yang masih 18 tahun, dia punya peluang besar untuk memenangkan segalanya.

Prediksi La Liga: Villarreal vs Barcelona

Villarreal vs Barcelona

Sempat tersandung di La Liga, Barcelona harus bertandang ke Estadio de la Cerámica yang dihuni Villareal.

Dalam dua minggu terakhir, Barcelona telah terlihat lebih rentan musim ini. Hasil imbang beberapa waktu lalu dan kehilangan poin dari Villarreal yang berambisi masuk ke empat besar klasemen, bisa jadi masalah bagi tim tamu.

The Yellow Submarine secara efektif menjadi tim yang sering ke Liga Europa, tetapi musim lalu mereka tidak cukup konsisten dan kali ini, kualitas mereka akan dapat ujian besar.

Salah satu faktor dari hasil positif mereka musim ini adalah Cedric Bakambu dan Carlos Bacca adalah pemain yang selalu menyulitkan pertahanan Barca ketika masih berseragam Sevilla, selain itu Bakambu dalam periode yang tepat untuk tampil sebaik mungkin di La Liga karena punya 9 gol dan 14 gol di semua kompetisi. Itu termasuk 5 gol dalam 4 pertandingan terakhir.

Di sisi lain, Barcelona masih menjadi favorit, tapi Villarreal akan mendapat banyak dorongan dari raksasa Catalan yang kurang beruntung di pertandingan terakhir. Bahkan  Ernesto Valverde saat ini tampak kesulitan menemukan starting line-up yang tepat.

Satu-satunya kemenangan terjadi di Real Murcia di Copa del Rey dan dalam pertandingan Liga Champions melawan Sporting, mereka tidak tampil impresif seperti biasanya. Secara keseluruhan mereka sangat bergantung pada Messi sehingga Villarreal bisa memanfaatkan celah ini.

Klub berjuluk Blaugrana itu juga diguncang oleh cederanya Samuel Umtiti dan bakal absen hingga Februari. Bek Prancis tersebut adalah salah satu yang terbaik di La Liga musim ini dan menjaid faktor kunci pertahanan Barca. Thomas Vermaelen pun tampil cukup baik diduetkan Gerard Pique sejauh ini, namun lawannya tidak sekelas Villareal.

The Yellow Submarine punya rekor kandang mengesankan dengan rasio kemenangan 67% di La Liga, sementara itu 7 menang dan hanya kalah 1 kali dari tim 10 besar klasemen. Bahkan mereka tidak kebobolan lebih dari 1 gol saat bermain di Estadio de la Cerámica.

Diatas kertas, kedua tim memang tampak jauh dalam hal kualitas, tapi melihat pertandingan terakhir, maka hasil imbang adalah yang paling mungkin.

 

Head to Head

  • 06/05/17 Barcelona 4 – 1 Villarreal
  • 09/01/17 Villarreal 1 – 1 Barcelona
  • 20/03/16 Villarreal 2 – 2 Barcelona
  • 08/11/15 Barcelona 3 – 0 Villarreal
  • 05/03/15 Villarreal 1 – 3 Barcelona

 

Lima pertandingan terakhir Villarreal

  • 20/11/17 Athletic Club 1 – 1 Villarreal
  • 26/11/17 Astana 2 – 3 Villarreal
  • 27/11/17 Villarreal 2 – 3 Sevilla
  • 01/12/17 Villarreal 3 – 0 Ponferradina
  • 03/12/17 Leganes 3 – 1 Villarreal

 

Lima pertandingan terakhir Barcelona

  • 18/11/17 Leganes 0 – 3 Barcelona
  • 23/11/17 Juventus 0 – 0 Barcelona
  • 27/11/17 Valencia 1 – 1 Barcelona
  • 30/11/17 Barcelona 5 – 0 Real Murcia
  • 02/12/17 Barcelona 2 – 2 Celta de Vigo

 

Villarreal (4-4-2): Mariano Damian Barbosa, Mario Gaspar, Daniele Bonera, Victor Ruiz, Jaume Costa, Roberto Soriano, Pablo Fornals, Rodrigo Hernandez, Chuca, Cedric Bakambu, Carlos Bacca

Barcelona (4-3-3): Marc-Andre ter Stegen, Nelson Semedo, Gerard Pique, Samuel Umtiti, Jordi Alba, Ivan Rakitic, Sergio Busquets, Andres Iniesta, Lionel Messi, Luis Suarez, Francisco Alcacer

Prediksi Premier League: Manchester United vs Manchester City

Manchester United vs Manchester City

Akhir pekan ini, Premier League punya derby Manchester ketika United menjamu City di Old Trafford.

Derby Manchester di masa lalu hanya ada Manchester United yang diunggulkan, namun “tetangga yang berisik” telah melejit dalam 10 tahun terakhir, semakin membuat kota Manchester memiliki tensi tinggi dalam pertandingan ini. Tim tamu berada di atas angin sejak kepergian Sir Alex Ferguson, dan musim ini Manchester Biru punya peluang besar untuk jadi juara.

Manchester United menyelesaikan kampanye grup Liga Champions dengan kemenangan di pertengahan pekan ke puncak klasemen grup, membawa kemenangan beruntun dalam 4 pertandingan dan salah satunya adalah kemenangan 3-1 atas Arsenal akhir pekan lalu.

Hasil ini menempatkan The Red Devils nyaman di posisi 2 klasemen liga, sebuah perbaikan besar pada musim lalu namun masih jauh dari rival sekota. Mereka tertinggal 8 poin di bawah Manchester City, sehingga kekalahan hari Minggu akan mengecilkan harapan gelar juara di akhir musim.

Manchester City secara mengejutkan mendapat kekalahan pertama mereka musim ini di tangan Shakhtar Donetsk (2-1). Tetapi hal itu tidak berpengaruh karena mereka menampilkan mayoritas pemain muda.

Di Premier League, mereka tetap tak terbendung setelah memenangkan 14 dari 15 pertandingan musim ini dan saat ini berada pada 13 kemenangan beruntun. Mereka telah menunjukkan tanda-tanda kemunduran belakangan ini, namun semangat kemenangan mereka terbukti saat menang atas Huddersfield, Southampton dan West Ham.

Kedua belah pihak memiliki rekor pertahanan terbaik di liga, namun baru-baru ini keduanya telah menunjukkan kerentanan. Manchester United hanya punya 1 clean sheet dalam 7 pertandingan kompetitif terakhir, sementara Manchester City telah kebobolan dalam 5 dari 7 pertandingan terakhir.

Selain itu, Jose Mourinho tidak memiliki rekor baik melawan Pep Guardiola, kalah 8 dari 19 pertemuan sejak  El Classico. Selain itu, anak-anaknya dalma fase sulit karena tertinggal poin cukup jauh dari City.

Diatas kertas memang keduanya tampak seimbang, tapi City selalu jadi kejutan di Premier League musim ini dan bisa menang juga kali ini.

 

Head to Head

  • 21/07/17 Manchester United 2 – 0 Manchester City
  • 28/04/17 Manchester City 0 – 0 Manchester United
  • 27/10/16 Manchester United 1 – 0 Manchester City
  • 10/09/16 Manchester United 1 – 2 Manchester City
  • 20/03/16 Manchester City 0 – 1 Manchester United

 

Lima pertandingan terakhir Manchester United

  • 19/11/17 Manchester United 4 – 1 Newcastle United
  • 23/11/17 Basel 1 – 0 Manchester United
  • 25/11/17 Manchester United 1 – 0 Brighton Hove Albion
  • 29/11/17 Watford 2 – 4 Manchester United
  • 03/12/17 Arsenal 1 – 3 Manchester United

 

Lima pertandingan terakhir Manchester City

  • 18/11/17 Leicester City 0 – 2 Manchester City
  • 22/11/17 Manchester City 0 – 5 Feyenoord
  • 26/11/17 Huddersfiled Town 1 – 2 Manchester City
  • 30/11/17 Manchester City 2 – 1 Southampton
  • 03/12/17 Manchester City 2 – 1 West Ham United

 

Manchester United (3-4-3): David De Gea, Phil Jones, Chris Smalling, Eric Bailly, Ashley Young, Nemanja Matic, Ander Herrera, Antonio Valencia, Henrik Mkhitaryan, Romelu Lukaku, Marcus Rashford

Manchester City (4-3-3): Ederson Moraes, Kyle Walker, John Stones, Nicolas Otamendi, Fabian Delph, Kevin de Bruyne, Fernandinho, David Silva, Raheem Sterling, Sergio Aguero, Leroy Sane

Prediksi Eredivisie: Ajax Amsterdam vs PSV Eindhoven

Ajax Amsterdam vs PSV Eindhoven

Eredivisie pada Minggu malam akan menampilkan PSV yang dijamu Ajax di Johann Cruyff Arena.

Tidak jarang dua klub Belanda ini masuk dalam pertandingan besar hanya dengan selisih poin yang tipis, namun dengan PSV unggul 10 poin atas Ajax, panasnya pertandingan ini bisa berlangsung dari awal sampai akhir demi menentukan siapa yang akhirnya menang musim ini. Tim tamu tampak tak terbendung musim ini, tapi kalau ada yang mau menghentikan laju PSV, maka hanya Ajax yang bisa.

Musim lalu, PSV merebut 4 poin dari dua pertandingan melawan Ajax di liga, dengan pertandingan pertama berlangsung saat masa natal di Johan Cruyff Arena di Amsterdam. Setelah babak pertama tanpa gol, Klaassen membuka skor hanya tiga menit setelah dimulainya babak kedua, setelah mendapat umpan matang dari Younes. PSV pun masih mengamankan gawang mereka sampai De Jong menemukan ruangan di dalam kotak penalti untuk menyamakan skor. Pertandingan selanjutnya di Eindhoven diputuskan oleh satu gol yang dicetak Locadia dan kali ini, PSV juga masih layak mendapat poin penuh.

Seperti yang bisa diharapkan oleh si pemuncak klasemen, PSV adalah favorit untuk pertandingani Minggu malam setelah mereka meraih kemenangan dalam 6  pertandingan terakhir. Sedangkan Ajax memiliki 4 kemenangan, 1 imbang dan 1 kekalahan pada periode yang sama, mereka tampaknya belum sebaik tim tamu.

Kedua belah pihak dalam performa yang mengesankan dalam 6 pertandingan terakhir, jadi wajar jika kedua tim bisa mencetak banyak gol. Neres dan Schöne adalah pencetak gol terbanyak Ajax (6 gol masing-masing), namun Huntelaar dan van de Beek memiliki 5 gol dan bisa menjadi ancaman. Kemudian juga Lozano telah mencetak 10 gol Eredivisie musim ini dan Locadia memiliki 9 gol, sementara van Ginkel memiliki 7 gol.

Dari semua hal itu, kedua raksasa Belanda tampaknya seimbang dan berikut juga dengan hasilnya.

 

Head to Head

  • 23/04/17 PSV Eindhoven 1 – 0 Ajax
  • 18/12/16 Ajax 1 – 1 PSV Eindhoven
  • 20/03/16 PSV Eindhoven 0 – 2 Ajax
  • 04/10/15 Ajax 1 – 2 PSV Eindhoven
  • 01/03/15 PSV Eindhoven 1 – 3 Ajax

 

Lima pertandingan terakhir Ajax

  • 05/11/17 Ajax 1 – 2 Utrecht
  • 19/11/17 NAC Breda 0 – 8 Ajax
  • 22/11/17 Ajax 2 – 1 Borussia Monchengladbach
  • 26/11/17 Ajax 5 – 1 Roda JC
  • 03/12/17 FC Twente Enschede 3 – 3 Ajax

 

Lima pertandingan terakhir PSV Eindhoven

  • 29/10/17 Vitesse Arnhem 2 – 4 PSV Eindhoven
  • 05/11/17 PSV Eindhoven 4 – 3 FC Twente Enschede
  • 19/11/17 PEC Zwolle 0 – 1 PSV Eindhoven
  • 26/11/17 Excelsior SBV 1 – 2 PSV Eindhoven
  • 03/12/17 PSV Eindhoven 1 – 0 Sparta Rotterdam

 

Ajax (4-4-2): Onana, Weltman, Wober, Viergever, Dijks, Schone, Hakim Ziyech, De Jong, Kluivert, Younes, Dolberg

PSV Eindhoven (4-3-3): Zoet, Moreno, Schwaab, Arias, Isimat, Mirin, Guardado, Propper, Marco Van Ginke, Hendriz, Pereiro, Lammers.

Prediksi Premier League: Liverpool vs Everton

Liverpool vs Everton

Derby Merseyside akan terjadi di lanjutan Premier League, dan Liverpool akan menjamu Everton yang mulai bangkit dari keterpurukan.

Pada Minggu malam di Inggris, akan ada dua derby besar ketika Liverpool berhadapan dengan Everton sebelum Manchester United dan Manchester City berhadapan langsung. Derby Merseyside selalu menjadi salah satu pertandingan yang penuh adrenalin dan tampaknya hal itu akan berlanjut.

Liverpool memiliki kemenangan 7-0 atas Spartak Moscow pada pertengahan pekan, sebuah hasil yang membuat 3 kemenangan berturut-turut dan 9 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi.

Rekor ini pun membuat mereka tampil di puncak grup Liga Champions, namun kegagalan  di Premier League sebelumnya hampir mengakhiri harapan untuk memenangkan gelar. The Reds kini tertinggal 14 poin di belakang Manchester City, dan hanya tertinggal 1 poin di dalam empat besar klasemen.

Di sisi lain, Everton bangkit di saat yang tepat, dengan Sam Allardyce berhasil mengubah nasib The Toffees. Mereka mengalahkan Apollon dengan skor 3-0 di pertengahan pekan meskipun gagal lolos ke babak 32 besar, namun hal itu membuat 3 kemenangan berturut-turut di semua kompetisi.

Meski begitu, mereka masih mengejutkan karena keluar dari 10 besar klasemen Premier League, sedangkan kekalahan Minggu ini bisa membuat mereka turun lebih jauh lagi.

Saat bertandang, mereka memilioki rekor cukup tragis karena belum mendapat kemenangan di semua kompetisi, bahkan mereka telah kebobolan 23 kali dalam 10 pertandingan terakhir.

Sedangkam Liverpool belum kalah di Anfield sejauh musim ini, dan mereka telah mencetak 29 gol dalam 11 pertandingan, rata-rata mencetak 3 gol dalam 6 pertandingan terakhir.

Diatas kertas, dari segi pemain mungkin tampak seimbang meskipun Liverpool punya lini depan yang lebih mentereng. Tetapi dari segi manajer, kedua tim sama-sama kuat dan punya pengalaman sehingga hasil imbang dengan atau tanpa gol bisa terjadi disini.

 

Head to Head

  • 01/04/17 Liverpool 3 – 1 Everton
  • 20/12/16 Everton 0 – 1 Liverpool
  • 21/04/16 Liverpool 4 – 0 Everton
  • 04/10/15 Everton 1 – 1 Liverpool
  • 08/02/15 Everton 0 – 0 Liverpool

 

Lima pertandingan terakhir Liverpool

  • 18/11/17 Liverpool 3 – 0 Southampton
  • 22/11/17 Sevilla 3 – 3 Liverpool
  • 26/11/17 Liverpool 1 – 1 Chelsea
  • 30/11/17 Stoke City 0 – 3 Liverpool
  • 02/12/17 Brighton Hove Albion 0 – 3 Liverpool

 

Lima pertandingan terakhir Everton

  • 18/11/17 Crystal Palace 2 – 2 Everton
  • 24/11/17 Everton 1 – 5 Atalanta
  • 26/11/17 Southampton 4 – 1 Everton
  • 30/11/17 Everton 4 – 0 West Ham United
  • 02/12/17 Everton 2 – 0 Huddersfield Town

 

Liverpool (4-3-3): Simon Mignolet, Alberto Moreno, Ragnar Klavan, Joel Matip, Joseph Gomez, Emre Can, Georginio Wijnaldum, Alex Oxlade-Chamberlain, Sadio Mane, Roberto Firmino, Mohamed Salah

Everton (4-3-1-2): Jordan Pickford, Jonjoe Kenny, Michael Keane, Phil Jagielka, Leighton Baines, Idrissa Gana Gueye, Beni Baningime, Tom Davies, Wayne Rooney, Baye Oumar Niasse, Gylfi Sigurdsson

Prediksi Serie A: Napoli vs Fiorentina

Napoli vs Fiorentina

Setelah kalah dari Juventus dan melepaskan posisi puncak klasemen Serie A, Napoli akan menjamu Fiorentina yang sedang mencari cara ke zona Eropa.

Napoli tersingkir dari kompetisi Liga Champions ketika kalah dari Feyenoord pada pertengahan pekan, yang terjadi setelah mereka menyerahkan posisi teratas klasemen Serie A ke Juventus. Tampaknya ini adalah masalah klasik yang dialami tim asuhan Sarri, tapi dapatkah mereka bangkit pada Minggu malam ?

Klub berjuluk Partenopei itu berakhir dalam posisi yang sangat mirip dengan musim lalu, saat mereka juga memulai musim dengan rekor mengesankank kemudian kehilangan Arkadiusz Milik karena cedera dan itu membuat mereka kesulitan dalam jangka waktu cukup lama. Sementara Napoli adalah salah satu tim yang terbilang konsisten dan tampil brilian, masalah cedera selalu jadi mimpi buruk setia musim dan akhirnya selalu gagal memenangkan Scudetto.

Napoli berada dalam situasi yang sama kali ini, dengan Faouzi Ghoulam terpaksa absen untuk sebagian besar musim ini. Bek kiri itu adalah pemain kunci yang bisa membuat pertahanan Napoli sangat mengesankan dan karena cedera, pemain lain telah menggantikan posisinya. Kemudian juga Dries Mertens yang diplot sebagai striker utama, hanya mencetak 1 gol dalam 7 pertandingan terakhir, bahkan gagal mencetak gol di 4 pertandingan Serie A.

Sementara Partenopei cenderung diunggulkan, kehilangan Lorenzo Insigne karena cedera adalah masalah besar bagi tim yang dimiliki Laurentiis tersebut. Terutama karena pemain Italia itu adalah playmaker yang sangat diandalkan.

Sedangkan bagi Fiorentina yang bertandang ke San Paolo, tampaknya tidak memiliki masalah cedera serius dan bisa menampilkan skuad penuh malam nanti. Tetapi masalah mentalitas masih hinggap di klub berjuluk La Viola tersebut dan diatas kertas, dari segi pemain maupun strategi, Napoli masih lebih diunggulkan.

 

Head to Head

  • 21/05/17 Napoli 4 – 1 Fiorentina
  • 25/01/17 Napoli 1 – 0 Fiorentina
  • 23/12/16 Fiorentina 3 – 3 Napoli
  • 01/03/16 Fiorentina 1 – 1 Napoli
  • 18/10/17 Napoli 2 – 1 Fiorentina

 

Lima pertandingan terakhir Napoli

  • 07/12/17 Feyenoord 2 – 1 Napoli
  • 02/12/17 Napoli 0- 1 Juventus
  • 26/11/17 Napoli 1 – 0 Udinese
  • 22/11/217 Napoli 3 – 0 Shakhtar Donetsk
  • 19/11/17 Napoli 2 – 1 AC Milan

 

Lima pertandingan terakhir Fiorentina

  • 03/12/17 Fiorentina 3 – 0 Sassuolo
  • 27/11/17 Fiorentina 1 – 1 Lazio
  • 19/11/17 Fiorentina 1 – 1 Spal 2013
  • 05/11/17 Fiorentina 2 – 4 AS Roma
  • 29/10/17 Fiorentina 1 – 2 Crotone

 

Napoli(4-4-2): Pepe Reina, Raul Albiol, Mário Rui, Kalidou Koulibaly, E.Hysaj, M arek Hamšík, Allan, Jorginho, Dries Mertens, José Callejón, Lorenzo Insigne

Fiorentina(3-4-3): M.Sportiello, Davide Astori, V.Laurini, C.Biraghi, G.Pezzella, M.Badelj, J.Veretout, M.Benassi, C.Théréau, Giovani Simeone, Federico Chiesa

« Older Entries