Pemain internasional Spanyol Kepa Arrizabalaga telah menjelaskan mengapa ia menolak kesempatan untuk bergabung dengan Real Madrid.

Kiper Athletic Bilbao, Kepa Arrizabalaga, mengatakan bahwa dia sangat mempertimbangkan untuk pindah ke Real Madrid selama bursa transfer Januari lalu.

Pemain berusia 23 tahun itu didekati oleh sang juara bertahan Eropa sebelum akhirnya menyelesaikan perpanjangan kontrak berdurasi 7,5 tahun di San Mames, dengan klausul pelepasan € 80 juta.

Sudah membela tim nasional Spanyol di level senior, Kepa telah mengumpulkan 44 penampilan sejak debutnya pada tahun 2016.

Tetapi kiper tersebut mengatakan tawaran dari Madrid bukanlah pilihan yang tepat untuk masa depannya sekarang ini.

“Ini adalah refleksi dari banyak hal dan keputusan itu adalah salah satu yang akan membentuk arah karir olahraga saya,” kata Kepa kepada acara radio El Larguero di Cadena Ser.

“Pada akhirnya, mengikuti saran dari keluarga dan teman dekat saya, saya memilih untuk bertahan. Saya senang dengan hasilnya dan berharap bisa melayani klub ini selama delapan tahun ke depan.”

Keputusan Kepa untuk tetap menjadi kiper nomor satu Athletic bisa dianggap wajar mengingat Piala Dunia mendatang di Rusia, di mana ia diharapkan menjadi kiper pilihan ketiga Spanyol di belakang David de Gea dan Pepe Reina.

“Untuk mencalonkan diri sebagai pemain yang akan dibawa ke Rusia, saya harus bermain bagus untuk klub saya,” tambah Kepa. “Tentu saja setiap pemain ingin mendapatkan kesempatan bersama negaranya, dan itu adalah salah satu tujuan hidup saya.

“Sejak menggunakan jersey ini, motivasi saya bertambah dan ingin melanjutkan ke tingkat lebih tinggi. Saya memiliki banyak waktu dan berkembang lebih jauh dalam beberapa tahun terakhir.

“Musim ini bisa menjadi titik balik untuk karir saya, dan masa depan saya adalah apa yang bisa saya tentukan sendiri. Mungkin juga saya bisa menjadi kapten tim di level klub atau internasional, siapa yang tahu bagaimanan nantinya?”

Athletic Bilbao saat ini menempati posisi 13 klasemen sementara La Liga menyusul kekalahan 2-0 dari Barcelona sebelum jeda internasional.