Olympique Marseille dan Atletico Madrid akan berhadapan di final Liga Europa di Lyon tengah pekan ini.

Marseille mengalami masa sulit karena harus berjuang ke posisi terendah di Ligue 1 sejak pergantian milenium dua musim lalu ketika mereka menyelesaikan posisi 13 klasemen, dan sementara mereka bangkit kembali untuk menyelesaikan posisi 5 musim lalu, dan itu adalah situasi yang kurang nenyenangkan.

Musim ini mereka telah membungkus 4 besar dan masih dengan kemungkinan mengklaim posisi runner-up saat mereka mengakhiri musim ini, dengan selsiih 3 poin di bawah AS Monaco dan 17 poin di atas Rennes di posisi ke-5.

Sebelum pertandingan final musim ini, mereka memiliki masalah kecil dari final Liga Eropa yang harus dihadapi. Mereka belum berhasil mencapai final utama Eropa sejak penampilan Piala UEFA 2003/04, dan kemenangan terakhir mereka di Eropa adalah pada tahun 1993. Mereka sepenuhnya layak mendapatkan tempat di tahap ini, mengalahkan Salzburg, RB Leipzig, Athletic Bilbao, dan Sporting Braga dalam perjalanan ke Parc OL.

Sedangkan Atletico Madrid akan menjadi tantangan terbesarnya karena status runner-up La Liga di sisa satu pertandingan.

Pasukan Diego Simeone telah mengalahkan Arsenal, Sporting Lisbon, Lokomotiv Moscow, dan FC Copenhagen dalam perjalanan ke final, setelah gugur di fase grup Liga Champions. Mereka telah berhasil mencapai final Liga Champions dua kali dalam lima tahun terakhir juga, meskipun belum merasakan kemenangan di Eropa sejak memenangkan kompetisi ini pada tahun 2012.

Secara keseluruhan kedua tim ini dalam bentuk yang sedikit tidak konsisten, dengan hasil imbang Marseille di Guingamp pekan lalu membuatnya menjadi 1 kemenangan dalam 4 pertandingan terakhir dan Atletico Madrid hanya memenangkan 3 dari 6 pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Satu kekhawatiran besar bagi para penggemar Marseille adalah kenyataan bahwa mereka tampaknya tidak mampu memenangkan pertandingan diluar Orange Velodrome. Mereka hanya berhasil memenangkan 1 kemenangan sepanjang musim ini di Liga Europa, dan sementara ini akan jadi tempat netral.

Sedangkan mempertimbangkan kekuatan skuad Atletico Madrid dan performa terbaru mereka, ditambah lagi Antoine Griezmann tampaknya sedang “panas”, maka tidak aneg jika Atletico mencetak gol cepat.

Namun melihat ambisi kedua tim, pertandingan ini berakhir sampai perpanjangan waktu.

 

Head to Head

  • 10/12/08 Olympique Marseille 0 – 0 Atlético Madrid
  • 02/10/08 Atlético Madrid 2 – 1 Olympique Marseille

 

Lima pertandingan terakhir Olympique Marseille

  • 21/04/18 Olympique Marseille 5 – 1 Lille
  • 27/04/18 Olympique Marseille 2 – 0 Salzburg
  • 29/04/18 Angers SCO 1 – 1 Olympique Marseille
  • 04/05/18 Salzburg E 2 – 1 Olympique Marseille
  • 07/05/18 Olympique Marseille 2 – 1 Nice

 

Lima pertandingan terakhir Atletico Madrid

  • 23/04/18 Atlético Madrid 0 – 0 Real Betis
  • 27/04/18 Arsenal 1 – 1 Atlético Madrid
  • 29/04/18 Deportivo Alavés 0 – 1 Atlético Madrid
  • 04/05/18 Atlético Madrid 1 – 0 Arsenal
  • 06/05/18 Atlético Madrid 0 – 2 Espanyol

 

Olympique Marseille (4-4-2): S.Mandanda, Zambo Anguissa, B.Kamara, Rolando, J.Amavi, Luiz Gustavo, B.Sarr, D.Payet, F.Thauvin, L.Ocampos, V.Germain.

Atletico Madrid (4-4-2): J.Oblak, Filipe Luis, S.Savić, J.Giménez, Š.Vrsaljko, L.Hernández, Vitolo, Koke, T.Partey, F.Torres, K.Gameiro.