Di Biagio Melihat Masa Depan Italia Dengan Cutrone dan Chiesa

//Di Biagio Melihat Masa Depan Italia Dengan Cutrone dan Chiesa
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

Di Biagio Melihat Masa Depan Italia Dengan Cutrone dan Chiesa

Luigi Di Biagio berharap kebangkitan Italia bisa dicapai melalui dua pemain muda, meskipun ia tidak mengabaikan Mario Balotelli.

Pelaith sementara tim nasional Italia, Luigi Di Biagio, yakin bahwa duo Patrick Cutrone dan Federico Chiesa bisa mewakili masa depan yang cerah bagi tim nasional.

Dua penyerang muda itu masuk dalam skuad yang ebrisi 26 pemain untuk laga persahabatan bulan ini melawan Argentina dan Inggris, dengan mengorbankan pemain yang lebih berpengalaman seperti Mario Balotelli dan Simone Zaza.

Dengan Italia sedang kesulitan membangun kembali citra mereka setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018, Di Biagio berharap Cutrone dan Chiesa dapat menunjukkan kelas mereka di sepakbola internasional tingkat senior.

“Dengan sedikit kesabaran, kita bisa membangun kembali tim terbaik. Ada banyak pemain muda dan mereka berkembang pesat,” katanya dalam sebuah konferensi pers, dilansir Mediaset.

“Saya memanggil Cutrone karena penampilannya, antusiasme dan fakta bahwa dia datang melalui tim junior, mulai dari level U-15, dan dia tahu persis apa yang saya minta darinya. Lalu, gol-gol yang dicetaknya benar-benar luar biasa.

“Chiesa siap untuk berada di sini secara permanen tapi ini akan tergantung pada apa yang terjadi di liga dan itu akan sangat tergantung pada apa yang dia tunjukkan dalam latihan dan pertandingan.”

Dia melanjutkan: “Tujuan pertama adalah bermain dengan baik dan memaksakan gaya permainan kami. Jika Anda bermain dengan baik, maka dalam 10 pertandingan, Anda akan memenangkan 8 diantaranya.

“Bagi saya, bermain dengan baik berarti memiliki keberanian untuk masuk ke dalam setengah tim lain terlepas dari kualitas tim yang Anda jalani.

“Ini adalah kelompok yang terdiri dari pemain yang telah saya lihat berkembang pesat. Kita perlu memulai dari awal dengan keyakinan yang benar. Kita tidak berada di level tim nasional terkuat di dunia, tetapi kami juga tidak di antara yang terburuk.”

Balotelli dianggap layak kembali ke timnas setelah mencetak 14 gol dalam 21 pertandingan Ligue 1 musim ini, dan Di Biagio mengatakan dia akan terus memantau perkembangan sang striker.

“Saya akan terus mengikutinya dan kita akan melihat apa yang terjadi dalam beberapa bulan ke depan,” tambahnya. “Mencetak gol sangat penting untuk seorang striker tetapi ini harus dilengkapi dengan penampilan mereka. Saya membuat evaluasi dan mengambil keputusan untuk kebaikan tim.”

By | 2018-03-29T15:00:32+00:00 March 29th, 2018|Berita Bola|0 Comments

About the Author:

Dheardianvoc

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: