Lima Transfer ‘Deadline’ Terburuk Premier League Dalam 10 Tahun Terakhir

//Lima Transfer ‘Deadline’ Terburuk Premier League Dalam 10 Tahun Terakhir
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

Lima Transfer ‘Deadline’ Terburuk Premier League Dalam 10 Tahun Terakhir

Bursa transfer Premier League selalu menarik untuk dilihat, terutama saat masa ‘deadline’ karena klub-klub bisa berbuat dengan cara yang baik atau buruk. Tapi siapa sajakah perekrutan terburuk di masa itu dalam 10 tahun terakhir ?

 

5.Andre Santos – Fenerbahce ke Arsenal, 2011 (£ 6.2 juta)

Brasil memiliki sejarah yang sangat baik untuk posisi full-back, seperti Cafu, Roberto Carlos, Dani Alves, Maicon dan Marcelo sebagai contohnya. Arsene Wenger mungkin mengira Andre Santos bisa memberikan dukungan serupa saat ia didatangkan dari Fenerbahce pada musim panas tahun 2011.

Tapi manajer asal Prancis itu membuat keputusan yang salah karena Santos tidak bisa beradaptasi di Premier League dan menghasilkan 23 penampilan liga dalam 18 bulan, mencetak 2 gol. Dia juga dicemooh penggemar Arsenal karena bertukar jersey dengan Robin van Persie di babak pertama pertandingan melawan Manchester United ketika tampil buruk.

Arsenal memutuskan untuk memotong kerugian mereka dan meminjamkannya ke Gremio.

 

4.Radamel Falcao – AS Monaco ke Manchester United, 2014 (£ 6 juta/pinjam)

Manchester United mendapat dukungan besar setelah Louis van Gaal merekrut Falcao untuk mendukung serangan yang diisi Robin van Persie, Angel Di Maria dan Wayne Rooney. Setelah tampil produktif bagi Porto dan Atletico Madrid, striker Kolombia itu justru tampil dibawah ekspetasi dengan hanya memiliki 4 assist dan sulit mencetak gol dalam 29 penampilan. Kemudian di musim berikutnya, dia dipinjamkan ke Chelsea dan kembali gagal sampai akhirnya kembali ke Monaco.

 

3.Chris Samba – Anzhi Makhachkala ke QPR, 2013 (£ 12.5 juta)

Pada bulan Desember 2012, Harry Redknapp memiliki sesuatu yang mengejutkan. Setelah mengambil kendali di QPR sebulan sebelumnya, mantan manajer Spurs itu  kecewa penampilan timnya di Loftus Road dan meminta perubahan. Pada akhir bulan berikutnya, dia sepakat untuk merekrutChris Samba dari Anzhi dengan gaji £ 100.000 per minggu. Namun pemain asal Kongo sama sekali jauh dari harapan dan dijual kembali ke Anzhi.

 

2.Andy Carroll – Newcastle United ke Liverpool, 2011 (£ 35 juta)

Setelah tampil mengesankan bersama Newcastle, Liverpool membeli striker itu di bulan Januari 2011 dan memberinya nomor punggung 9 peninggalan Torres. Cedera kemudian menunda debutnya, dan setelah itu dia tampil tidak konsisten di sisi Anfield. Striker tersebut hanya berhasil mencetak 11 gol dalam 58 penampilan selama dua setengah musim, dan akhirnya dia dijual ke West Ham.

 

1.Fernando Torres – Liverpool ke Chelsea, 2011 (£ 51.5 juta)

Torres sudah mengalami cedera dan krisis kepercayaan diri sebelum pergi dari Anfield. Tapi hal itu semakin memburuk setelah pindah ke Chelsea. Debutnya adalah kekalahan 1-0 dari The Reds dan dia gagal mencetak gol dalam 903 menit dan mengakhirinya ketika melawna West Ham. Scara statistik dia tidak berhasil karena hanya mencetak 48 gol dalam 172 penampilan namun masih berhasil menjuarai Piala FA, Liga Champions dan Liga Europa bersama The Blues. posisinya semakin buruk ketika Chelsea mencari striker baru dan akhirnya dia hengkang ke Milan dan kemudian kembali ke Atletico Madrid.

By | 2018-02-07T09:25:17+00:00 February 7th, 2018|Berita Bola|0 Comments

About the Author:

Dheardianvoc

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: