6 Transfer Paling Mengecewakan di Premier League Musim Ini (Bagian 1)

///6 Transfer Paling Mengecewakan di Premier League Musim Ini (Bagian 1)
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

6 Transfer Paling Mengecewakan di Premier League Musim Ini (Bagian 1)

Dalam banyak hal, setidaknya terdapat hal buruk didalamnya, dan berikut ini adalah transfer terburuk Premier League musim ini.

 

Kelechi Iheanacho (Manchester City ke Leicester City)

Nama Iheanacho masuk dalam kategori “sangat menjanjikan” selama bertahun-tahun dan apa yang dimilikinya saat ini tidak masuk akal. Dia adalah finisher yang bisa bermain baik sebagai striker tengah atau striker pendukung, namun dia tampak kesulitan selama bertugas di King Power Stadium. Dia mencetak 1 gol ketika melawan Leeds di Piala EFL dan tidak melakukan apapun di Premier League.

“Kelechi adalah pemain muda dan dia perlu memperbaiki aspek permainannya,” Claude Puel mengutarakan pendapatnya baru-baru ini.

Tapi pemain muda Nigeria itu tampaknya memang harus menemukan kembali kemampuannya dan menarik kepercayaan manajer Leicester jika ingin karirnya bertahan di tingkat tertinggi.

 

Joe Hart (Manchester City ke West Ham United)

Kebanyakan orang menduga Joe Hart masih layak bermain di Inggris setelah masa pinjamannya di Torino tak berjalan dengan baik.

Tetapi ini bukan hanya tentang bagaimana baik atau buruknya masa pinjaman kiper Inggris tersebut, karena mantan kiper nomor satu Citizens itu memang mengalami penurunan drastis dalam performanya beberapa tahun terakhir, bahkan kehilangan semua kepercayaan dirinya dan sebagian besar reputasinya.

Dan sekarang dia juga kehilangan tempatnya sebagai kiper andalan West Ham, yang jelas-jelas mengancam tempatnya untuk masuk timnas Inggris dan tentunya untuk Piala Dunia mendatang.

 

Gylfi Sigurdsson (Swansea City ke Everton)

Kesuksesan Sigurdsson di Swansea City didasarkan pada cara bermainnya yang sangat baik dan konsistensi. Di Goodison Park, ia memiliki kebalikannya. Dia adalah salah satu dari banyak playmaker yang beroperasi dalam posisi yang tidak sesuai dengan dirinya, dan kemampuannyna bahkan diatas rata-rata untuk gelandang yang bermain di kompetisi Inggris.

Namun yang terpenting, transfer ini adalah masalah dalam karirnya. Everton menghabiskan seluruh musim panas untuk mengejar Sigurdsson, tapi tanpa menyesuaikan harga yang diminta oleh Swansea dengan kemungkinan performa pemain. Sebagai konsekuensinya, Everton mendapat dua kerugian yaitu telah mengeluarkan dana besar sekaligus tidak memiliki pemain yang tepat untuk mengisi posisi pemain Islandia tersebut.

By | 2018-01-18T07:51:04+00:00 January 18th, 2018|Premier League (Liga Inggris)|0 Comments

About the Author:

Dheardianvoc

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: