Menginjak Usia 19 Tahun: Perkembangan Pesat Mbappe Sebagai Pesepakbola Profesional

Kylian Mbappe

Baru menginjak usia 19 tahun, nama Kylian Mbappe sudah sangat cemerlang dan dikenal dunia sepakbola.

Kylian Mbappe merayakan ulang tahunnya yang ke-19 pada Rabu pekan lalu, mengakhiri satu tahun yang sebelumnya menjadi orang yang tak dikenal sampai akhirnya menjadi dikenal di seluruh dunia.

Setelah bergabung dengan Paris Saint-Germain dari AS Monaco dalam sebuah kesepakatan yang membuat dia menjadi pemain termahal kedua dalam sejarah, Mbappe telah menetapkan status bintangnya.

Setahun yang lalu, remaja itu sedang berjuang untuk mendapatkan tempat reguler di starting line-up Monaco, namun sekarang dilengkapi oleh Neymar di lini serang yang membuat iri sepakbola dunia.

Dan berikut adalah perjalanan seorang Mbappe dari awal sampai karirnya sampai sekarang ini.

 

Dibandingkan dengan Thierry Henry

Kecepatan, teknik dan visi untuk mencetak gol yang dimiliki Mbappe menarik banyak perbandingan dengan Thierry Henry. Legenda Arsenal dan Prancis itu juga mengawali karir di Monaco dan masuk sebagai pemain termuda klub Ligue 1 dan bahkan menjadi pencetak gol termuda sampai Mbappe memecahkan rekor itu. Ia menjadi debutan paling  muda Les Monegasques saat menggantikan Fabio Coentrao melawan Caen pada 2 Desember 2015 di usia 16 tahun lebih 347 hari. Dua bulan kemudian, dia mencetak gol untuk memastikan kemenangan 3-1 atas Troyes dan meruntuhkan rekor Henry lainnya.

 

Hattrick pertama

Meskipun cukup menjanjikan, Mbappe tetap menjadi pemain paruh waktu selama sisa tahun 2016 saat Radamel Falcao berhasil memperbaiki performanya dan Valere Germain yang membawa gelar Ligue 1. Anak muda itu mencetak 3 gol dalam 12 penampilan sebelum masuk ke starting XI untuk menghadapi Rennes di Coupe de la Ligue. Mbappe membuka skor di menit ke-11, menggandakan golnya 10 menit kemudian dan dia menyelesaikan hat-tricknya 30 menit kemudian. Pertandingan berakhir dengan kemenangan 7-0 dan Mbappe benar-benar menjadi bintang.

 

Menaklukkan Ligue 1

Mbappe menambahkan koleksi golnya dalam kemenangan 5-0 atas Metz pada bulan Februari saat Monaco tak terbendung. Striker muda Prancis itu mencetak 20 gol dalam 23 pertandingan di semua kompetisi dan menjadi penentu ketika timnya menang 2-0 atas Rennes yang juga membawa trofi Ligue 1.

 

Pencapaian di Liga Champions

Saat anak muda itu sedang tampil sangat baik, Leonardo Jardim memutuskan untuk memberi waktu bermain bagi Mbappe di Liga Champions, ketika melawan Manchester City. Monaco kalah 5-3 di Etihad Stadium namun berhasil menang 3-1 di babak 16 besar, dengan Mbappe kembali mencetak gol. Dia menjaringkan gol ke-3 ketika berhadapan dengan Borussia Dortmund di perempat final dan sempat mencetak gol ke gawang Juventus di semifinal meskipun dianulir.

 

Debut internasional

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, tidak melihat alasan untuk melawan fenomena Mbappe, menambahkan dia ke skuad yang penuh dengan bakat muda untuk kualifikasi Piala Dunia melawan Luksemburg. Permainannya dan Ousmane Dembele membungkam Inggris pada pertandingan persahabatan bulan Juni dan Mbappe hanya mencetak satu gol.

 

Mendapat tantangan di PSG

Mbappe tampaknya masih beradaptasi di PSG, meskipun sering dibayangi oleh Neymar, begitu pula Edinson Cavani. Tapi menjelang ulang tahunnya yang ke -9, Mbappe telah menunjukkan bahwa dia mulai menemukan pijakan di Parc des Princes. Remaja tersebut telah mencetak gol dalam 4 pertandingan beruntun, sementara dia juga memberikan assist pada rekan-rekannya. Berkat penampilannya itu, Mbappe diganjar penghargaan  Telefoot Trophy 2017.

Isi Komen Anda