Starting XI Jika Pemain United dan City Bergabung Dalam Satu Tim

///Starting XI Jika Pemain United dan City Bergabung Dalam Satu Tim
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

Starting XI Jika Pemain United dan City Bergabung Dalam Satu Tim

Dua klub Manchester sedang menguasai papan atas klasemen, tapi siapa saja pemain dari dua tim tersebut yang layak digabungkan dalam Staring XI ?

Pep Guardiola akhirnya membawa keunggulan 11 poin ketika anak-anak asuhnya menang di Old Trafford pada Minggu malam, dimana hal tersebut membuat klub berjuluk Citizens semakin dekat dengan gelar Premier League.

Tetapi salah satu catatan menarik adalah dua tim papan atas Inggris ini mampu menghasilkan pemain-pemain handal di liga dan bahkan memberi pengaruh tentang bagaimana timnya bermain.

Dan jika para pemain United maupun City digabungkan dalam satu tim, dan dipilih berdasarkan konsistensi di lapangan, berikut adalah Starting XI dari gabungan dua raksasa Manchester dengan menggunakan formasi 4-3-3.

 

Kiper: David de Gea (Manchester United)

Ederson mungkin adalah salah satu pemain paling berpengaruh bagi sisi Pep Guardiola, menjadi andalan pertahanan City yang sebelumnya tampil rapuh, namun De Gea adalah salah satu kiper terbaik dunia saat ini dan tidak perlu diragukan lagi tentang pengalamannya.

 

Bek kanan: Antonio Valencia (Manchester United)

Mungkin banyak yang lupa bahwa Valencia ditandatangani sebagai pemain sayap dari Wigan Athletic pada 2009 dan awalnya bertugas untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo di Old Trafford. Tetapi sejak kedatangan Mourinho dan posisinya diubah ke bek kanan, pemain Ekuador itu membuat performa cemerlang dan tak tergantikan, bahkan ratingnya lebih baik dibandingkan Kyle Walker yang dimiliki City.

 

Bek tengah: Chris Smalling (Manchester United)

Salah satu pemain yang tidak begitu disukai oleh para penggemar di Inggris, nama Smalling justru menjadi andalan di lini belakang united. Bek tengah itu sebelumnya digunakan untuk menggantikan Phil Jones dan Eric Bailly yang mengalami cedera, tapi dia justru mampu menyingkirkan Victor Lindelof di tempat utama.

 

Bek tengah: Nicolas Otamendi (Manchester City)

Sementara John Stones dan Raheem Sterling terus membuat peningkatan sejak kedatangan Guardiola, Otamendi adalah pemain yang sulit digantikan. Kurang mengesankan di dua musim pertamanya bersama City, kini dia adalah pemain senior sekaligus pemimpin di lini pertahanan.

 

Bek kiri: Ashley Young (Manchester United)

Yang awalanya tidak bisa bermain di posisi full-back, penampilan Young justru lebih unggul atas Fabian Delph yang dimainkan di posisi tersebut bersama City. Banyak yang heran ketika Mourinho mengubah posisinya musim ini, terutama dengan masalah cedera dari para pemain yang memang aslinya bermain di posisi tersebut, tetapi pemain berusia 32 tahun itu justru tampil mengejutkan.

 

Gelandang bertahan: Fernandinho (Manchester City)

Nemanja Matic dipuji sebagai salah satu pemain yang konsisten musim ini., terutama karena mantan gelandang Chelsea tersebut membawa ‘ketenangan’ di lini tengah skuad asuhan Mourinho. Tetapi Guardiola memiliki seorang Fernandinho di timnya dan gelandang tersebut bahkan selalu konsisten di dua musim terakhir. Dengan kemampuan yang sama baiknya ketika memutus serangan lawan dan juga menciptakan peluang, tidak mengherankan mengapa pemain Brasil tersebut selalu menjadi andalan.

 

Gelandang serang: Kevin De Bruyne (Manchester City)

Menjadi pemain terbaik sejauh musim ini di Inggris, De Bruyne benar-benar bertransformasi dibawah kepelatihan Guardiola, karena dia menghasilkan gol dan assist penting hampir disetiap pertandingan.

 

Gelandang serang: David Silva (Manchester City)

Dijuluki “El Mago” (penyihir dalam bahasa Spanyol) di City, Silva adalah salah satu pemain yang bisa dianggap sebagai legenda City. Tentu saja hal itu tidak mengherankan, karena selama 7 tahun berkostum biru muda, dia selalu menjadi pilihan setiap manajer yang menukangi City.

 

Sayap kanan: Raheem Sterling (Manchester City)

Sama seperti musim pertamanya di bawah kepelatihan Manuel Pellegrini, Sterling masih tidak menunjukkan kemampuan terbaiknya. Terutama saat City merekrut Bernardo Silva tiba dan mengejar Alexis Sanchez, bisa dibayangkan bahwa pemain Inggris tersebut bakal dilepas ke klub lain. Tapi Guardiola tampaknya cukup antusias dengan pemain muda asli Inggris dan berhasil mengubahnya, bahkan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak klub saat ini.

 

Sayap kiri: Leroy Sane (Manchester City)

Sane menjadi pemain reguler City saat ini, meskipun menjalani pra-musim dengan serangkaian hasil buruk. Tetapi sekali lagi, Guardiola berhasil mengubah para pemain muda di timnya menjadi lebih konsisten, bahkan jika nama Sane dan Sterling diadu dengan Marcus Rashford dan Anthony Martia, maka dua pemain City tersebut jelas lebih unggul.

 

Penyerang tengah: Sergio Aguero (Manchester City)

Nama Romelu Lukaku yang tampil impresif tampaknya memudar dan Gabriel Jesus masih belum menunjukkan performa terbaik, hal tersebut membuat Aguero muncul sebagai striker yang mematikan jika dibandingkan rekan setimnya ataupun striker tim rival sekota. Pemain asal Argentina itu telah membukukan 11 di semua kompetisi musim ini, bahkan saat sempat absen karena kecelakaan mobil.

By | 2017-12-11T14:05:27+00:00 December 11th, 2017|Premier League (Liga Inggris)|0 Comments

About the Author:

Dheardianvoc

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: