Beberapa Hal Penting Untuk Memperoleh Rumah KPR

Rumah merupakan salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan pokok berupa papan. Memiliki rumah masih menjadi pilihan kebanyakan orang untuk memenuhi kebutuhan pokok tersebut dibandingkan dengan kepemilikan solusi perumahan lain seperti apartemen. Mengingat harga rumah dan tanah tidaklah mudah; maka ada banyak tawaran solusi keuangan untuk memenuhi kebutuhan membeli atau memiliki rumah. Kredit Pemilikan Rumah atau KPR merupakan salah satu solusi keuangan yang banyak digunakan ketika pembiayaan untuk membeli rumah menjadi sebuah kebutuhan. Rumah KPR banyak dijadikan pilihan mengingat berbagai kelebihan dan kemudahan yang ditawarkan; mulai dari peluang memperoleh cicilan yang ringan serta fleksibilitas memilih jangka waktu pembayaran untuk disesuaikan dengan kemampuan ekonomi yang dimiliki.

Mempelajari Syarat Dan Ketentuan Kredit Pemilikan Rumah Dengan Teliti

Salah satu masalah yang kadang dialami oleh calon pemilik rumah yang menggunakan jalur KPR adalah diserobot oleh calon pemilik rumah lain. Situasi tersebut biasanya dialami oleh calon pemilik rumah melalui jalur KPR yang terlambat melakukan penulasan DP atau uang muka. Di sisi lain; ada baiknya untuk membaca dan memahami dengan seksama syarat dan ketentuan dari sebuah KPR sebelum memutuskan untuk membayar uang muka. Beberapa hal penting yang wajib dipahami antara lain angka suku bunga yang ditetapkan dan penalti yang mungkin harus dibayar jika mengalami keterlambatan pembayaran ataupun melakukan pelunasan Rumah KPR lebih cepat dari jangka waktu kredit yang sebelumnya telah disepakati. Pastikan untuk memahami semua informasi tersebut agar tidak mengalami kerugian atau kekecewaan di kelak kemudian hari.

Memilih Asuransi Dengan Cermat

Hal lain yang terkadang memberi masalah bagi pemilik Rumah KPR adalah salah dalam memilih asuransi. Satu hal yang sering tidak diketahui dan disepelekan adalah kewajiban yang diberikan pihak bank pada nasabah KPR berupa kewajiban untuk memiliki perlindungan asuransi. Bentuk asuransi yang biasanya diwajibkan untuk dimiliki adalah asuransi kebakaran dan asuransi jiwa. Kepemilikan dua asuransi tersebut akan memberi perlindungan rumah dari bencana kebakaran dan juga jaminan untuk memenuhi cicilian KPR jika pemilik rumah yang berkewajiban melunasi kredit meninggal sebelum kredit lunas.

Nasabah KPR sebenarnya berkesempatan untuk melakukan negosiasi; seperti hanya memiliki satu asuransi saja berupa asuransi jiwa dan memilih tidak mengasuransikan rumah KPR meski resiko harus ditanggung sendiri. Salah satu tips memilih asuransi jiwa bagi nasabah KPR adalah mencari asuransi dengan uang pertanggunan lebih besar dari besarnya KPR yang dimiliki. Memilih plafon asuransi yang menguntungkan seperti program no claim bonus sehingga uang premi yang dibayarkan dapat diambil ketika periode asuransi berakhir. Meski biasanya premi yang harus dibayar jauh lebih mahal; namun secara tidak langsung nasabah telah menabung dengan praktek membayar premi asuransi tersebut.

Pentingnya Memastikan Kelengkapan Dokumen

Masalah lain yang seringkali merugikan nasabah KPR terkait pencairan dana adalah kelengkapan dokumen. Mengajukan kredit dan gagal memenuhi kewajiban melengkapi dokumen bisa menggagalkan rencana memiliki rumah KPR karena kredit tidak cair sehingga gagal membayar rumah yang ingin dibeli. Pelajari dengan seksama kebutuhan dokumen yang wajib dipenuhi dan siapkan segala kelengkapan ketika mengumpulkan berkas pengajuan kredit pemilikan rumah. Identitas pribadi serta buku tabungan menjadi dua dokumen penting yang biasanya wajib disertakan. Kelalaian melengkapi kedua dokumen tersebut dapat menghambat pencairan dana KPR. Legalitas dan kelengkapan dokumen KPR biasanya membutuhkan bantuan pihak notaris. Hal tersebut menjadi aspek lain yang juga patut menjadi perhatian; terutama dalam memilih notaris yang teliti, terbuka dan dengan biaya yang rasional.

Isi Komen Anda