Variety Show League of Legends

//Variety Show League of Legends
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

Variety Show League of Legends

Game League of Legends (LoL) disebut-sebut menginspirasi dan bahkan dijiplak oleh satu game populer sekarang ini yaitu Mobile Legends. Namun bukan hal itu yang akan kita bicarakan. Bagaimanapun juga, sudah menjadi konsekuensi dari game tenar yang dimainkan berbagai penggemarnya dari penjuru dunia. Game LoL memang sangat populer di samping DOTA 2. Popularitasnya sudah menjangkau banyak negara termasuk Indonesia.

Varian Lol sebagai Hiburan

Tiap negara juga punya cara sendiri dalam memanfaatkan popularitas game ini sebagai sarana hiburan. Misalnya di Australia, game ini ternyata dijadikan salah satu acara di saluran YouTube tepatnya Reality Show. Tayangan ini diberi tajuk The Next Gamer dengan konsep mencari para pemain LoL berbakat di negara tersebut.

Hadiah Besar

Hadiah berjumlah besar ditawarkan bagi semua peserta acara rutin YouTube ini. Nilainya mencapai 10.000 Dollar Australia atau sekitar 106 juta rupiah. Babak awal penyelenggaraan acara ini menyaring sejumlah 40 peserta. Mereka akan saling bersaing satu sama lain menunjukkan kebolehan atas game ini.

Proses Kompetisi

Kompetisi yang disiarkan oleh tayangan YouTube ini diminati oleh para penggemarnya di Australia. Putaran awalnya adalah babak kualifikasi yang diikuti oleh 40 peserta. Mereka saling bertanding dan akan diseleksi menjadi 10 pemain terbaik. Para pemain yang sudah terseleksi itu dikarantina di Sydney untuk kembali diadu satu sama lain.

Karantina Pemain

Sepuluh peserta dikarantina di sebuah rumah khusus yang sekaligus menjadi tempat penggemblengan mereka. Ada berbagai jenis tantangan dan kompetisi yang mengadu bakat dan menggalinya dari para pemain itu masing-masing. Konsepnya adalah pematangan tiap peserta supaya ketika dipertontonkan nanti akan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tayangan YouTube.

Hasil dari proses karantina ini adalah para pemain yang sudah terlatih dengan baik. Memiliki sikap mental yang lebih kuat, kebugaran fisik, dan koordinasi di antara anggota tim. Tujuan itu pula yang bisa membangun semangat tim serta meningkatkan strategi bermain LoL. Sepuluh peserta itu harus sanggup menjalani semua proses karantina di rumah khusus itu.

Proses karantina ini berlangsung selama berminggu-minggu. Setelah satu demi satu peserta bertumbangan di babak kualifikasi berikutnya, hanya ada 5 peserta yang maju ke babak utama. Finalnya diselenggarakan dengan menghadapi tim profesional Oceanic Pro League. Para peserta yang terdiri dari 5 orang itu dibentuk menjadi satu tim baru menghadapi lawan profesional mereka.

Game LoL membuktikan sebagai sarana hiburan yang juga bisa menghasilkan profit bagi pemainnya. Selain dari game itu sendiri, bentuk varian melalui tayangan channel YouTube sudah membuktikannya. Acara reality show dari Australia itu pun dinantikan oleh banyak penggemar game LoL dan bahkan yang masih awam dengan itu.

Konsep turnamen e-Sport bukannya hal yang aneh di jaman sekarang. Apalagi dikemas dalam model turnamen profesional dan disaksikan langsung para pemirsanya. Sebelumnya, game Counter-Strike: Global Offensive pun dikompetisikan dengan nilai hadiah yang luar biasa besarnya. Sementara itu, deretan yang lain adalah Halo 5, Gears of War, dan tentu saja DOTA 2.

Game yang satu ini terus menerus diminati para pendatang baru. Di Indonesia kehadirannya sudah cukup lama. Meski tren dan varian game ini kian berkembang, terbukti bahwa LoL punya basis fans yang sangat kuat. Forum-forum online yang membahas game ini kian banyak juga. Dan bukan hal mengherankan bagaimana perkembangannya sangat drastis sampai hari ini.

By | 2017-11-06T09:15:29+00:00 October 31st, 2017|E-Sports|0 Comments

About the Author:

Penulisganteng12

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: