Prinsip Keungan Bank Syariah dan Manfaatnya untuk Nasabah

//Prinsip Keungan Bank Syariah dan Manfaatnya untuk Nasabah
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

Prinsip Keungan Bank Syariah dan Manfaatnya untuk Nasabah

Bank Syariah telah hadir cukup lama di Indonesia, tepatnya sejak tahun 1991. Sejak kehadirannya pertama kali sampai hari ini, perkembangan Bank Syariah sendiri terus meningkat. Tidak hanya dari segi pelayanannya namun juga jumlah nasabahnya. Meski begitu masih banyak orang yang merasa ragu-ragu untuk bergabung menjadi nasabah sekaligus memanfaatkan banyak layanannya. Tentu hal ini sangat disayangkan mengingat Indonesia adalah negara muslim cukup besar.

Bank Muamalat merupakan pionir bank syariah pertama di Indonesia. Sekarang telah banyak hadir bank syariah yang berasal dari bank konvensional. Bank-bank konvensional ini menghadirkan bank syariah yang menerapkan sistem perbankan syariah dalam setiap transaksinya. Prinsip-prinsip syariah yang diterapkan tidak hanya bermanfaat bagi nasabah namun juga bisa menjadi alternatif bagi perbankan konvensional dalam memberikan pelayanan.

Mengenal prinsip bank syariah

Meski masih tidak melepaskan diri sepenuhnya dari bank konvensional, namun prinsip-prinsip yang diterapkan pada bank syariah berbeda dari bank konvensional. Salah satu prinsipnya yang terkenal dan diterapkan hampir di semua bank syariah adalah Mudharabah. Prinsip ini berarti akad kerja sama yang melibatkan pemilik modal dan pengelola dana. Keuntungan yang dibagikan berdasarkan kesepakan yang telah terjadi antara pemilik modal dan pengelola dana.

Prinsip kedua yang diterapkan dalam bank syariah adalah Musyarakah. Prinsip ini berarti akad kerja sama antara dua atau lebih pemilik modal untuk membuka dan mengelola usaha bersama. Sekali lagi keuntungan dibagi atas kesepakatan awal antara kedua pemilik modal tentunya dengan persentase yang sesuai partisipasi modal masing-masing pemilik modal. Juga ada prinsip Wadiah yang berarti titipan murni yang berasal dari satu pihak kepada pihak lainnya.

Wadiah terbagi menjadi dua yakni Wadiah Yad Amanah yang berarti penerima Wadiah tidak akan bertanggung jawab jika terjadi kehilangan dan kerusakan yang disebabkan oleh kelalaian pemberi Wadiah. Sementara Wadiah Yad Dhamanah berarti penerima Wadiah diizinkan menggunakan Wadiah oleh pemiliknya. Tentunya dengan syarat Wadiah tersebut dapat dikembalikan utuh kepada pemiliknya. Prinsip yang juga dijalankan adalah Murabahah yakni akad jual beli yang melibatkan dua pihak antara bank dan juga nasabah dengan beberapa kesepakatan antara keduanya.

Memanfaatkan produk bank syariah

Transaksi perbankan tidak hanya menabung atau mengirimkan uang. Namun kehadiran perbankan juga bisa menjadi salah satu fasilitas untuk mengembangkan bisnis. Bagi seorang muslim sangat penting untuk memilih perbankan yang juga memberikan fasilitas yang aman sehingga perjanjian dan kesepakatan dilakukan sesuai prinsip syariah. Dengan menerapkan beberapa prinsip syariah yang ada pada produk-produk bank syariah, Anda bisa mendapatkan beberapa keuntungan seperti:

  • Terhindari dari riba karena dalam bank syariah tidak membagikan keuntungan dalam bentuk bunga bank yang diharamkan dalam islam. Keuntungan ini diperoleh nasabah dengan sistem bagi hasil yang telah disepakati di awal saat rekening dibuat.
  • Prinsip syariah yang ditawarkan dalam berbagai produk bank syariah menjadikan para nasabah muslim tidak merasa khawatir saat memanfaatkannya. Sistem muamalah yang cacat karena prinsip-prinsip yang diterapkan bank konvensional bisa diminimalkan dengan memanfaatkan banyak fasilitas perbankan dari bank syariah.
  • Jaminan yang diberikan oleh bank syariah juga tidak berbeda dari bank konvensional. Mengingat bank syariah ini sendiri dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS. Setiap uang yang Anda tempatkan dalam bank syariah aman karena dijamin LPS hingga 2 miliar rupiah banyaknya.
  • Jika selama ini Anda meragukan produk dan fasilitas yang diberikan bank syariah, sangat direkomendasikan untuk bertanya dengan detail kepada customer service sehingga wawasan lebih terbuka. Mengingat semakin banyak fasilitas yang diberikan bank syariah bahkan hingga fasilitas net banking seperti yang ada pada bank konvensional.
By | 2017-11-06T09:08:54+00:00 October 25th, 2017|Investasi & Keuangan|0 Comments

About the Author:

Penulisganteng12

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: