Prediksi Ahli: Properti Indonesia Bakal Jadi Penyokong Ekonomi Tahun 2018

//Prediksi Ahli: Properti Indonesia Bakal Jadi Penyokong Ekonomi Tahun 2018
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

Prediksi Ahli: Properti Indonesia Bakal Jadi Penyokong Ekonomi Tahun 2018

Kondisi Perekonomian Domestik Terbaru

Sektor properti Indonesia diyakini akan menjadi penyokong perekonomian pada tahun 2018 nanti. Hanya saja tahun depan Indonesia diprediksikan masih akan menghadapi tantangan besar dan berat dalam hal perekonomian. Pertumbuhan ekonomi tetap ada, tetapi nilainya tidak akan begitu tinggi dan bisa jadi malah di bawah ekspektasi.

Sejumlah ahli dan pengamat ekonomi mengamini hal tersebut. Dimana terdapat dua hal yang sangat berpengaruh pada sektor perekonomian tanah air. Kedua hal yang dimaksud yakni kondisi perekonomian global dan juga harga barang komoditas. Ekonomi domestik secara dominan memang sangat dipengaruhi oleh komoditas barang. Karenanya pergerakan naik turun atau fluktuasi harga barang komoditas di tingkat global amat berpengaruh pada dinamika ekonomi domestik.

Memang benar pemerintah telah berupaya memangkas ketergantungan ekonomi dalam negeri pada sektor komoditas menjadi manufaktur dan industri. Salah satunya dengan masif membangun berbagai infrastruktur di sejumlah wilayah. Hanya saja tidak dipungkiri resesi ekonomi global yang sempat terjadi beberapa waktu terakhir amat berimbas pada laju pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Seperti yang diketahui IMF (International Moetary Fund atau Dana Moneter Internasional) pada bulan April 2016 sempat merilis laporan 3 bulanan dengan tajuk utama “Too Slow for Too Long”. Laporan tersebut memaparkan kinerja perekonomian global yang sejatinya kurang positif dan diperkirakan akan berlangsung dalam jangka waktu relatif lama. Tepatnya sampai kapan tidak ada ahli ataupun pengamat ekonomi yang bisa memberi jawaban pasti.

Satu tahun berselang, yakni pada April 2017 IMF mengeluarkan laporan kembali. Kali ini “Gaining Momentum” menjadi tajuknya pasca kondisi perekonomian global yang mulai membaik. Kondisi tersebut dijelaskan kembali secara tegas dalam laporan terbaru “A Firming Recovery” yang dikeluarkan pada bulan Juli 2017 kemarin. Dengan melihat kondisi di lapangan besar kemungkinan tren ekonomi akan mengalami kenaikan secara global. Paling tidak sampai akhir tahun 2017 nanti.

Pertumbuhan ekonomi secara global diperkirakan akan mencapai 3,5% sampai 3,6% pada tahun depan. Sedangkan untuk negara-negara berkembang, rata-rata pertumbuhan bisa mencapai 4,6% sampai 4,8% di tahun depan. Singkatnya akan ada peningkatan global yang diproyeksikan bakal terus membaik meski dalam kisaran angka relatif rendah.

Perekonomian Indonesia Ditopang Properti

Sangat ketara jelas properti Indonesia mempunyai andil penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian tanah air. Terlebih berkat adanya industri turunan dalam sektor properti. Misalnya saja, dalam proyek pembangunan rumah developer menjalin kerjasama dengan sejumlah industri yang lain. Sebut saja seperti industri pasir, semen, besi, kaca, pipa, dan lain-lain. Paling tidak akan ada ratusan industri turunan yang terlibat aktif dalam sektor properti.

Dengan demikian sektor properti perumahan dapat menjadi salah satu penyokong perekonomian tanah air. Dimana industri berkesempatan tumbuh walau tidak bisa diharapkan dalam kisaran angka tinggi. Meski demikian suplai properti khususnya sektor residensial diprediksi akan meningkat di tahun 2018 nanti. Hal tersebut tidak terlepas dari sejumlah kebijakan baru pemerintah yang sinergis.

Meskipun demikian tetap ada beberapa hal yang patut diwaspadai. Misalya seperti peristiwa tahunan yang akan berlangsung di tahun depan. Mulai dari momen libur tahun baru, hari raya idul fitri, natal, atau libur akhir tahun. Sejumlah peristiwa politik yang akan terjadi sepanjang tahun 2018 mendatang seperti Pilkada 2018 menjelang pemilihan presiden baru 2019 sekiranya juga akan berpengaruh besar tidak terkecuali dalam laju sektor properti Indonesia.

By | 2017-11-06T09:08:02+00:00 October 24th, 2017|Investasi Properti|0 Comments

About the Author:

Penulisganteng12

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: