Pahami 3 Persiapan Investasi Saham

//Pahami 3 Persiapan Investasi Saham
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

Pahami 3 Persiapan Investasi Saham

Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan yang lain. Namun bersama keuntungan yang cukup besar ini, Anda juga dihadapkan dengan risiko tidak kalah menantang. Risiko ini seringkali menjadi pertimbangan banyak orang sebelum pada akhirnya mundur karenanya. Untuk Anda yang ingin investasi saham tidak perlu takut, namun cukup siapkan 3 hal berikut ini, sehingga Anda dapat berinvestasi dengan aman tanpa was-was.

Tahu betul apa itu saham

Tentu tidak masuk akal jika Anda melakukan investasi saham namun tidak tahu menahu mengenai saham itu sendiri. Jika itu terjadi pada Anda, maka kegagalan yang akan Anda hadapi. Sebelum melakukan investasi saham, Anda harus memahami dengan baik mengenai saham. Tidak sekedar datang mencari keuntungan namun juga mengetahui dengan baik bagaimana menghasilkan keuntungan melalui investasi saham.

Saham sendiri merupakan sebuah bukti dari kepemilikan atau keikutsertaan terhadap badan usaha tertentu. Dengan kata lain, saham menjadi bukti otentik bahwa Anda telah menanamkan saham pada suatu perusahaan berbadan hukum yang memiliki hak-hak tertentu sesuai dengan aturan yang berlaku. Biasanya hak-hak yang Anda miliki disesuaikan dengan besarnya saham yang Anda beli atau miliki dari perusahaan tersebut.

Menjadi investor menjadikan Anda dapat menikmati laba yang berupa deviden dari perusahaan. Tentunya deviden ini bisa Anda terima saat perusahaan dalam kondisi yang baik dan untung. Jika perusahaan dalam kondisi rugi, Anda sebagai investor juga akan rugi. Anda bisa mendapati sebanyak 500 lebih perusahaan menjual sahamnya ke publik saat datang ke Bursa Efek Jakarta. Terdiri dari perusahaan manufuktur, perbankan, tambang dan masih banyak lagi.

Sukses menyebabkan untung besar, gagal membuat rugi besar

Setiap calon investor yang sudah lama menekuni investasi saham, pemahaman mengenai risiko salah satu instrumen investasi ini sudah sangat diketahui dengan baik. Namun untuk para pemula, risiko ini seringkali tidak diketahui bahkan diabaikan. Padahal bagi Anda yang ingin berinvestasi saham, mengetahui bahwa risiko yang besar selalu ada dibalik return keuntungan yang lebih besar, menjadi sebuah keharusan.

Dibalik keuntungan yang sangat besar yang ditawarkan investasi saham, Anda juga harus tahu bahwa saat berinvestasi terdapat risiko yang tidak kalah besar. Risiko ini biasanya tidak lepas dari harga saham yang tiba-tiba turun hingga sulitnya melakukan penjualan saham kembali untuk bisa mendapatkan dana. Jika Anda mengetahui risiko ini, maka saat hal buruk tersebut terjadi, Anda tidak terlalu panik bahkan bisa memikirkan jalan untuk mengatasinya.

Cara paling mudah meminimalisir risiko investasi saham adalah dengan belajar lebih dulu mengenai portofolio dari perusahaan yang Anda pilih. Saat membeli saham, jangan sekedar membeli saham dari perusahaan sembarangan. Sebelum membeli saham perusahaan tertentu, Anda harus mempelajari portofolio dari perusahaan tersebut. Seorang calon investor harus memiliki kepekaan yang cukup tinggi dalam mempelajari portofolio sebuah perusahaan sehingga risiko investasi yang dilakukannya dapat dihindari.

Cepat atau lama?

Lama waktu yang Anda perlukan dalam investasi saham juga harus dipahami dengan sangat baik. Hal ini penting dilakukan dalam rangka mencapai target keuntungan yang Anda inginkan. Biasanya mengenai lamanya waktu ini ditentukan jenis investasi yang Anda pilih. Untuk investasi jangka panjang, tentu diperlukan waktu yang cukup lama untuk mencapai target keuntungan. Karena itu pelakunya seringkali disebut sebagai investor.

Biasanya untuk kepentingan investasi jangka panjang, seorang investor harus menyediakan dana dalam jumlah yang cukup besar. Mengingat nantinya keuntungan yang akan Anda dapatkan juga lebih besar. Selain invetasi saham jangka panjang, ada juga investasi saham jangka pendek. Waktu yang diperlukan untuk investasi jangka pendek biasanya juga lebih cepat. Pelaku investasi jangka pendek juga seringkali disebut sebagai trader.

Tujuan investasi jangka pendek tentunya untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Biasanya trader akan menginvestasikan sejumlah dana yang tidak terlalu besar atau lebih kecil karena tujuan investasinya adalah untuk mendapatkan keuntungan dengan cepat. Trader biasanya melakukan penyebaran dana pada beberapa perusahaan. Jika satu perusahaan membuatnya rugi, maka di perusahaan lain berpeluang membuatnya untung.

By | 2017-10-14T17:10:45+00:00 October 15th, 2017|Investasi & Keuangan|0 Comments

About the Author:

Penulisganteng12

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: