Perkembangan Olahraga Boxing Modern

//Perkembangan Olahraga Boxing Modern
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

Perkembangan Olahraga Boxing Modern

Boxing atau tinju merupakan jenis olahraga pertarungan yang dimainkan oleh dua orang. Atlet tinju atau petinju akan saling bertukar pukulan untuk mencetak nilai atau menjatuhkan lawan. Salah satu aturan tinju yang membedakannya dari olah raga bela diri lain adalah penggunaan tangan dan larangan menggunakan anggota badan lain untuk menyerang lawan. Pada olahraga tinju modern; seorang petinju diwajibkan mengenakan sarung tinju khusus guna mengurangi dampak pukulan pada lawan yang beresiko menyebabkan cedera serius. Pertandingan tinju dilakukan di atas sebuah ring dengan ukuran khusus.

Asal usul olahraga boxing atau tinju tidak diketahui secara khusus; namun pertarungan dua orang dengan menggunakan tangan telah lama diketahui sebagai bagian dari budaya di masa Yunani Kuno. Peninggalan sejarah yang menggambarkan kegiatan bertinju telah ditemukan pada sebuah relief bangsa Sumeria di Irak yang diperkirakan berasal dari 3 abad sebelum Masehi. Pada masa Yunani Kuno olahraga tinju telah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Olympiade dan pertama kali tercatat pada Olympiade ke-23 pada tahun 688 sebelum Masehi. Pada saat itu petinju telah menggunakan sarung tangan pelindung dari kulit; namun belum ada aturan tentang ronde dan pemenang ditentukan ketika salah satu petinju tidak dapat melanjutkan pertarungan atau menyerah. Kepala telah diketahui sebagai target utama pukulan; namun memukul bagian badan juga telah diketahui sebagai tindakan yang diperbolehkan. Pembagian kelas berdasarkan berat petinju juga belum ada pada waktu itu. Pada masa Romawi Kuno; tinju juga telah menjadi olahraga yang populer dan banyak dipertandingkan.

Catatan mengenai pertandingan boxing atau tinju kemudian tidak ditemukan setelah kehancuran Romawi; namun berdasarkan cerita yang beredar pertarungan dengan tangan kosong telah berkembang di banyak negara Eropa. Salah satunya di Italia yang tercatat dipraktekkan antara abad ke-12 hingga 17 Masehi. Olahraga serupa juga tercatat dipraktekkan di Rusia dengan sebutan Kulachniy Boy. Kemunculan kembali tinju yang berkembang menjadi olahraga populer muncul di Inggris pada abad ke-16 Masehi. Catatan tertua dari pertandingan tinju di Inggris termuat di London Protestant Mercury pada tahun 1861 dan nama James Figg tercatat sebagai juara tinju tangan kosong di tahun 1719.

Tinju di Inggris menjadi tonggak perkembangan olahraga tinju modern. Aturan pertandingan boxingatau tinju juga bermula di Inggris. Aturan Broughton tercatat sebagai aturan pertama olahraga tinju; aturan tersebut dibuat oleh Jack Broughton yang merupakan juara tinju di tahun 1743 dengan tujuan melindungi petinju dari cedera atau kematian akibat pertarungan di atas ring. Salah satu aturan penting dalam aturan Broughton adalah adanya istilah KO atau knock out. Seorang petinju yang terjatuh karena pukulan akan mendapat waktu 30 detik untuk bangkit. Petinju dinyatakan kalah jika tidak mampu bangkit setelah 30 detik.  Memukul petinju yang terjatuh atau mengarahkan pukulan di bawah pinggang juga dilarang oleh aturan Broughton.

Aturan olahraga boxing atau tinju modern dibuat dengan dasar aturan Marquess of Queensberry rules yang diperkenalkan tahun 1867 oleh John Chambers untuk sebuah pertandingan tinju amatir di Lille Bridge, London. Kini pertandingan tinju terbagi dalam beberapa ronde dengan durasi setiap ronde selama 3 menit. Waktu jeda 1 menit diberikan untuk setiap pergantian ronde yang berjumlah antara 9 hingga 12 ronde. Sebuah pertandingan tinju juga akan dipimpin oleh wasit dengan 3 orang juri sebagai pencatat nilai. Pertandingan tinju juga semakin memperhatikan aspek keamanan; setiap petinju diwajibkan mengenakan sarung tinju dan pelindung selangkangan untuk menghindari cedera. Sedangkan pada pertandingan tinju amatir; setiap petinju juga diwajibkan mengenakan pelindung kepala.

By | 2017-10-20T14:19:19+00:00 September 24th, 2017|MMA (Mixed Martial Arts)|0 Comments

About the Author:

Penulisganteng12

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: