Serunya Mengikuti Turnamen UFC

//Serunya Mengikuti Turnamen UFC
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

Serunya Mengikuti Turnamen UFC

UFC atau Ultimate Fighting Championship pertama kali diselenggarakan tahun 1993 di Amerika Serikat. Kompetisi itu pada awalnya dikenal sebagai pertandingan yang nampak lebih brutal dari seni bela diri yang lain. Karena saat kompetisi perdana itu digelar, aturannya cenderung bebas dengan hanya larangan untuk tidak mencolok mata dan menggigit. Saking dianggap brutalnya waktu itu, banyak negara bagian Amerika Serikat yang melarang kompetisi tersebut.

Aturan Pertandingan

1. UFC 2Sewaktu pertama diperkenalkan ke publik, turnamen ini hanya diikuti oleh delapan peserta. Kompetisi ini digagaskan oleh John Millius, Rorion Gracie, dan Art Davie. Tidak ada batasan waktu dalam satu putaran pertandingan. Patokannya kalau sudah ada salah satu petarung yang menyerah, atau kubu dari petarung yang bersangkutan melemparkan handuk ke tengah arena. Wasit di pertandingan ini nyaris tak ada fungsinya.

UFC inilah yang sekaligus menandai lahirnya MMA. Yaitu Mixed Martial Arts. Sebuah jenis beladiri yang menggabungkan berbagai teknik dari taekwondo, jujitsu, gulat, judo, boxing, muay thai, karate, dan sebagainya. Salah satu penggagas beladiri ini, Rorion Gracie juga berkepentingan memperkenalkan teknik Gracie Jujitsu ke publik sebagai beladiri yang sangat ampuh.

Perubahan Peraturan

Karena teknik bertarung di awal-awal kemunculannya terlalu brutal, mulai diubah beberapa hal dengan adanya peraturan-peraturan khusus supaya MMA menjadi cabang olahraga yang diakui. Lama kelamaan terjadilah evolusi yang memperkenalkan wujud MMA yang masih memiliki ciri khasnya tetapi cukup bisa diterima oleh publik.

Selain itu, pembelian merek UFC oleh Zuffa menimbulkan perubahan besar bagi MMA. Kompetisi ini mulai diarahkan pada konsep dan pengelolaan yang bisa diterima oleh komisi atletik. Ditetapkan pula sejumlah aturan baru yang lebih tegas oleh komisi atletik di Amerika Serikat. Kumpulan aturan itulah yang dipakai sebagai Unified Rules of Mixed Martial Arts.

Aturan Unified

Poin-poin aturan yang baru ini kemudian diperkenalkan ke seluruh dunia termasuk dalam berbagai penyelenggaraan turnamen. Secara mendasar, beberapa aturan yang wajib ditaati oleh semua petarung ialah sebagai berikut:

Dilarang menyerang atau memukul beberapa bagian tubuh seperti sepanjang tulang punggung, belakang leher, dan belakang kepala. Seluruh bagian yang disebutkan itu merupakan area syaraf pusat.

Masih boleh menggunakan kuncian kecuali pada bagian persendian kecil yaitu jari-jari tangan dan kaki.

Dilarang menyerang bagian kepala lawan dengan lutut saat keduanya berada di lantai. Posisi serangan siku pun tak boleh dari atas ke bawah.

Larangan-larangan tegas diberlakukan pula untuk serangan berupa pukulan, tendangan, atau gerakan yang menimbulkan rasa sakit ke bagian kemaluan, mencakar, menggigit, menjambak rambut, dan sebagainya. Kali ini dalam peraturan baru wasit memiliki perannya yang nyata. Petarung yang tidak menaati wasit akan menerima sanksi tegas. Sanksinya berupa pengurangan nilai dari petarung yang melanggarnya. Jika termasuk pelanggaran berat, wasit bisa mendiskualifikasi petarung yang bersalah.

Pertarungan UFC sendiri menyedot perhatian publik dari berbagai penjuru dunia. Terutama lagi karena konsep bertarung yang lebih liar dan seringnya dilakukan di dalam cage atau kandang tertutup. Seolah-olah tidak ada jalan keluar bagi setiap petarung di dalamnya.

Pertarungan dalam kompetisi ini pun bisa dijadikan sarana bertaruh yang seru. Peminatnya makin banyak di Indonesia karena disediakan langsung bursa taruhan oleh pihak yang mengelolanya. Para penggemar MMA dapat juga menyimak petarung-petarung andalan mereka sembari menunggu peruntungan dari sarana bursa taruhan yang dikelola oleh bandar.

By | 2017-08-15T20:29:18+00:00 August 16th, 2017|MMA (Mixed Martial Arts)|0 Comments

About the Author:

Penulisganteng12

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: