Pertumbuhan Kredit Meningkat Pada Triwulan II 2017

//Pertumbuhan Kredit Meningkat Pada Triwulan II 2017
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

Pertumbuhan Kredit Meningkat Pada Triwulan II 2017

Jumlah penyaluran kredit yang semakin meningkat menjadi salah salah satu indikasi pertumbuhan ekonomi. Sempat jalan di tempat, kini jumlah penyaluran kredit di Indonesia semakin meningkat. Diprediksi penyaluran kredit cukup tinggi terjadi pada triwulan kedua tahun 2017 yakni bulan April, Mei dan Juni. Pengamat ekonomi dan perbankan meramalkan terjadinya peningkatan penyaluran kredit ini akan terus terjadi hingga triwulan ketiga 2017.

Indikasi pertumbuhan kredit tahun 2017 di Indonesia

Pertumbuhan kredit diawal triwulan 2017 ini didapatkan dari hasil survei perbankan yang memberikan indikasi jika selama triwulan kedua telah terjadi pertumbuhan kredit baru. Adanya pertumbuhan kredit ini diindikasi dari naiknya SBT Saldo Bersih Tertimbang dari permintaan kredit baru. Pada awalnya permintaan kredit hanya 52,9 persen di triwulan pertama. Pada triwulan kedua terjadi peningkatan kredit hingga 84,8 persen.

Peningkatan penyaluran kredit baru ini oleh sebagian pengamat ekonomi merupakan dampak dari perekonomian Indonesia yang semakin baik. Kredit baru juga semakin banyak disalurkan karena risiko penyaluran kredit yang semakin kecil. Hal yang senada juga disampaikan Plt Kepala Grup Departemen Bank Indonesia, Andiwiani yang menyatakan jika kondisi perekonomian yang semakin baik hingga risiko kredit yang semakin kecil membuat kredit baru semakin tumbuh.

Peningkatan penyaluran kredit baru ini tidak hanya berlangsung selama triwulan kedua tahun 2017. Namun diprediksi akan berlangsung hingga triwulan ketiga yang ditargetkan mencapai 99,3 persen. Atas peningkatan penyaluran kredit baru triwulan kedua, kebijakan penyaluran kredit baru di triwulan ketiga semakin dilonggarkan. Likuiditas yang semakin memadai akan membuat responden menambah plafon dan menurunkan premi dari kredit yang berisiko.

Berdasarkan survei perbankan yang sama, juga didapatkan adanya indikasi pertumbuhan kredit secara keseluruhan pada tahun 2017. Didapatkan adanya pertumbuhan kredit sebesar 12,4 persen pada tahun 2017. Persentase pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan persentase pertumbuhan kredit pada triwulan sebelumnya sebesar 13,2 persen. Namun banyak pihak menilai adanya pertanda positif terhadap peningkatan kredit baru di tahun 2017 ini.

Bank Indonesia optimis penyaluran kredit dobel digit

2. Pertumbuhan Kredit Meningkat Pada Triwulan II 20172Sempat mengalami penurunan, namun awal tahun 2017 ini penyaluran kredit di Indonesia semakin menunjukkan peningkatan. Terutama setelah kondisi perekonomian yang semakin membaik, kredit baru semakin mudah disalurkan. Bahkan beberapa pihak yang memberikan kredit menurunkan nilai risiko dari kredit berisiko. Hal ini berarti akan semakin mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan kredit dari bank atau lembaga keuangan resmi.

Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral yang mengatur kebijakan perbankan di Indonesia sangat optimis dengan peningkatan penyaluran kredit di tahun 2017 ini. Bahkan BI menyatakan telah menargetkan penyaluran kredit hingga dobel digit sampai akhir tahun nanti. Sampai bulan Mei 2017 penyaluran kredit baru telah mencapai Rp 4.453 triliun. Sama dengan 8,6 persen lebih rendah dibandingkan dengan penyaluran kredit baru pada bulan sebelumnya.

Meski penyaluran kredit ini masih lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, BI masih sangat optimis dengan pertumbuhan kredit baru. Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo bahkan menyampaikan tidak akan merevisi target pertumbuhan kredit baru yang telah dibuat BI. Bak Indonesia sendiri masih sangat optimis dengan laju peningkatan kredit baru terutama menuju ke semester kedua tahun 2017 ini.

Agus juga menambahkan jika pertumbuhan kredit di semester kedua ini akan lebih baik. Bahkan diprediksi akan terjadi pertumbuhan kredit hingga 10-12 persen. Sampai bulan Mei 2017, pertumbuhan kredit baru yang disalurkan hanya 8% yang berarti terjadi penurunan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Meski terjadi penurunan namun Bank Indonesia juga menegaskan bahwa penurunan tersebut merupakan siklus biasa yang akan meningkat kembali di triwulan ketiga.

By | 2017-08-09T17:15:15+00:00 August 10th, 2017|Investasi & Keuangan|0 Comments

About the Author:

Penulisganteng12

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: