PI Ambisius Menyediakan Rumah Murah Untuk MBR

Rumah Murah Untuk MBR

Rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah menjadi target PI atau Pengembang Indonesia tahun 2018 nanti. PI merupakan salah satu organisasi pengembang di Indonesia. Pihak PI mengklaim dapat memasok rumah hingga sepertiga dari target pemerintah. Organisasi pengembang perumahan tersebut didapati begitu ambisius dan percaya diri.

Sebenarnya proyek pembangunan rumah bagi MBR oleh PI sudah dilaksanakan. Sebut saja untuk tahun 2017 ini, sebanyak 20.000 sampai 30.000 hunian ditargetkan bisa dibangun oleh PI. Target lebih besar dipasang Pengembang Indonesia. Dimana untuk tahun depan pihak PI memasang target lebih tinggi yaitu mencapai 100 ribu unit rumah. Jumlah yang tidak sedikit memang. Namun hal ini seperti pernyataan yang didapat dari Barkah Hidayah selaku ketua umum PI.

“Paling tidak tahun depan bisa membangun sebanyak 50 ribu unit rumah untuk MBR. Akan tetapi, semoga bisa lebih dari itu. Bisa mencapai target hingga 100 ribu unit rumah murah,” papar Barkah Hidayat kepada pers.

Target yang begitu ambisius. Sekilas cukup mustahil target itu akan terwujud. Tapi memang tidak menutup kemungkinan PI dapat membuktikannya. Terlebih setelah mengetahui keanggotaan PI yang terus menguat.

Untuk saat ini diketahui terdapat 300 pengembang telah bergabung ke dalam organisasi Pengembang Indonesia. Adapun bila diasumsikan tiap tahun masing-masing developer mampu membangun 100 rumah di area seluas 1 hektar, maka dalam waktu satu tahun anggota PI bisa membangun tidak kurang dari 30.000 rumah. Sementara dari data yang ada sebagian besar developer mampu membangun hunian di atas lahan 1 hektar. Sehingga sangat mungkin jumlah unit hunian murah yang dapat dibangun akan meningkat. Pihak PI pun begitu yakin anggotanya dapat menyediakan rumah dalam jumlah lebih banyak, bisa jadi hingga 2 atau 3 kali lipat.

“Banyak anggota pengembang mampu membangun rumah di atas 1 hektar. Karenanya sangat mungkin bila unit yang bisa dibangun akan meningkat jumlahnya sampai 2 hingga 3 kali lipat,” tambah ketua umum Pengembang Indonesia dengan optimis.

Menyumbang Target Perumahan Pemerintah

6. PI Ambisius Menyediakan Rumah Murah Untuk MBR 2Pemerintah dewasa ini sendiri didapati gencar mengupayakan rumah harga murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Sehingga masyarakat golongan menengah ke bawah berkesempatan memiliki rumah layak huni tanpa memberatkan finansial. Seperti yang diketahui, masyarakat bawah hanya mampu membayar cicilan rumah sekitar 500 ribu rupiah tiap bulannya. Untuk itu, kebutuhan akan hunian murah memang mendesak. Dalam hal ini dibutuhkan kerjasama aktif dari semua pihak, tidak hanya pemerintah.

Adapun dengan mempertimbangkan perkiraan yang dipaparkan oleh ketua umum PI Barkah, amat diyakini PI mampu ambil bagian penting dalam target pemerintah. Setidaknya PI mampu menyumbang rumah murah hingga sepertiga dari target hunian layak dan murah yang akan dibangun oleh pemerintah pada tahun ini. Sehingga kebutuhan hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah bisa segera terpenuhi.

Dari pihak pemerintah sendiri telah memasang target pembangunan perumahan untuk masyarakat kalangan menengah ke bawah. Hanya saja, sebelumnya dikabarkan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memperbarui target pembangunan rumah. Semula PUPR memasang target 345 ribu unit. Akan tetapi, jumlah tersebut kemudian dipangkas melalui revisi menjadi hanya 279 ribu unit saja.

Adanya perubahan target PUPR tersebut didasari beberapa hal. Salah satu diantaranya karena mempertimbangkan kemampuan dari pihak developer dalam upaya memasok ketersediaan akan rumah murah yang layak di daerah.

Isi Komen Anda