Apartemen Murah di Jakarta Terkoreksi, Waktunya Investasi! Minat Apartemen di Jakarta

//Apartemen Murah di Jakarta Terkoreksi, Waktunya Investasi! Minat Apartemen di Jakarta
FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

FUN88KUIS - Kuis Berhadiah Rp 10 JUTA!

Apartemen Murah di Jakarta Terkoreksi, Waktunya Investasi! Minat Apartemen di Jakarta

Penjualan apartemen murah di Jakarta sepanjang tahun 2016 kemarin belum menunjukkan perubahan signifikan. Lain halnya dengan penjualan akan landed house yang didapati meningkat di sejumlah proyek. Hal ini seperti yang diutarakan oleh Head of Research JLL Indonesia James Taylor.

“Apartemen maupun kondominium belum menampakkan adanya pertumbuhan harga berarti,” tutur James.

James juga menambahkan terdapat 125.000 unit untuk existing supply kondominium. Dengan sale rate berkisar 98%. Informasi tersebut seperti yang tersaji dalam Jakarta Property Market Update. Adapun masih ada 63.000 unit untuk future supply dengan tingkat penjualan sales rate 69%.

Berdasar fakta tersebut sebenarnya bisa dilihat bahwa masih ada kemungkinan pasar kondominium terserap oleh pasar. Hal ini pun diperkuat dengan kondisi yang terjadi tahun 2016 lalu.

Sementara untuk penjualan apartemen tahun lalu didapati cukup sedikit. Bila memang ada transaksi pembelian unit apartemen, dilakukan oleh investor hanya untuk mendapat tawaran harga terbaik. Dimana bagi end user membeli apartemen murah di Jakarta karena merasa membutuhkan hunian tersebut. Hal ini seperti yang diutarakan oleh Dadang Sugiarto dari Wyndham Realty.

Apartemen Murah Terkoreksi

Kondisi tahun 2016 dan 2015 sebenarnya tidak jauh berbeda. Bisa diambil contoh untuk rental apartemen. Dalam kondisi perekonomisan yang belu stabil, sejumlah tenant ekspartiat memilih untuk tidak memperpanjang kontrak. Karena itulah, sebagian besar mesti dipulangkan.

Adapun untuk ekspatriat yang memilih tinggal di ibu kota, terjadi penyesuaian untuk anggaran sewa. Sehingga besar kemungkinan tahun 2017 ini downgrade di apartemen masih terus berlanjut, dimana tingkat harga terkoreksi berkisar 10% hingga 20%.

Umumnya customer akan berburu harga apartemen yang bisa ditawar. Tapi, pihak investor memiliki anggaran dan juga selera tersendiri saat membidik unit apartemen yang diinginkan. Termasuk dalam hal meninjau lokasi apartemen berada sampai harga beli. Sebagai contoh investor yang menginginkan unit seharga 2,5 M akan mencari unit dengan kisaran harga sama. Misalnya yang sekarang ini banyak disediakan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Ada kecenderungan, untuk sektor property di Jakarta dan sekitar pertumbuhan apartemen murah di Jakarta atau kondominium akan lebih subur. Hal ini mengingat adanya keterbatasan lahan di ibu kota. Sehingga para developer pun lebih melirik sistem bangun apartemen daripada rumah tapak.

Akan tetapi untuk end user atau investor yang bisa dibilang belum terbiasa berinvestasi pada apartemen, sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal berikut ini:

  • Pembelian apartemen patut mempertimbangkan 2 hal, yakni capital gain dan juga rental yield tinggi. Tapi perlu diketahui, sekiranya cukup sulit mendapat capital gain tinggi di Jakarta. Bila memang ada, mungkin hanya berkisar 10%. Jadi sangat berbeda dengan kondisi 4 tahun sebelumnya dimana kenaikan bisa tembus hingga 35%. Karenanya lebih aman untuk memperhatikan rental yield tinggi.
  • Berdasar rental yield tinggi terdapat 2 jenis apartemen yang bisa dipilih. Pertama apartemen primary market. Apartemen ini menawarkan harga perdana dengan pembayaran ringan melalui sistem KPA atau cicilan. Lokasi proyek, develope, captive market expatriate, konsep proyek, dan pricing strategy menjadi faktor penentu. Jenis apartemen kedua adalah secondary market. Keuntungannya occupancy sewa tinggi guna menjaga harga sewa tetap stabil. Sehingga dapat menghasilkan rental yield tinggi. Faktor yang mempengaruhi diantaranya lokasi strategis, komunitas tenant negara tertentu, captive market bagus, perawatan dan juga pengelolaan apartemen murah di Jakartayang bagus.
By | 2017-08-02T16:13:47+00:00 August 2nd, 2017|Investasi Properti|0 Comments

About the Author:

Penulisganteng12

Isi Komen Anda

%d bloggers like this: